Imbas Tabrakan Kereta, Menteri PPPA Usul Gerbong Khusus Wanita Dipindah keTengah

Imbas Tabrakan Kereta, Menteri PPPA Usul Gerbong Khusus Wanita Dipindah keTengah

Gaya Hidup | okezone | Selasa, 28 April 2026 - 15:46
share

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi mengusulkan gerbong khusus wanita di KRL dipindah ke tengah rangkaian.

Usulan itu disampaikan setelah adanya kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin malam.

“Kalau bisa yang perempuan jangan di depan dan belakang,” kata Arifah kepada wartawan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).

Ia mengaku usulan ini sudah disampaikan secara langsung ke Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia saat menjenguk korban luka akibat insiden ini di RSUD Bekasi. Menurutnya, posisi tengah lebih aman saat insiden. Dia menyebut langkah ini untuk menekan risiko korban perempuan.

"Kalau bisa yang perempuan jangan di depan dan belakang. Jadi kalau bisa di posisi di tengah, jadi posisi paling tengah, untuk gerbongnya ya. Supaya juga lebih safe dan aman," ujar dia.

Selain itu, Arifah menyoroti dampak psikologis korban. Pemulihan, katanya, tidak cukup hanya fisik, tapi juga trauma. Dia juga meminta perusahaan memberi kelonggaran bagi pekerja korban.

"Kami mengupayakan bagi mereka yang sebagai pekerja, mohon dari perusahaannya untuk memberikan keringanan, memberikan perhatian khusus, sampai betul-betul sembuh dan kembali kerja, tanpa ada potongan apa pun, haknya bisa terpenuhi. Ini yang sedang kami upayakan," jelas dia.

Sebelumnya, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia.

"Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan," demikian siaran pers yang disampaikan Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba.

Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Topik Menarik