Terungkap! "Surat Wasiat" Epstein Ditemukan Rekan Satu Sel
JAKARTA - Surat wasiat yang diduga milik mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein dilaporkan tersimpan terkunci di gedung pengadilan selama bertahun-tahun, di luar jangkauan para penyelidik. Hal ini diungkap dalam laporan The New York Times.
Dikutip dari rt, Minggu (2/5/2026). Surat tersebut disebut ditemukan oleh teman satu sel Epstein, Nicholas Tartaglione, pada Juli 2019. Saat itu, Epstein ditemukan tak sadarkan diri dengan sehelai kain melilit lehernya di Metropolitan Correctional Center.
Epstein sempat selamat dari insiden tersebut, namun pada 10 Agustus 2019 ia ditemukan tewas di selnya. Ia diduga mengakhiri hidup dengan seprai tempat tidurnya. Meski demikian, berbagai spekulasi terus bermunculan, termasuk dugaan bahwa ia dibunuh untuk menutupi keterlibatan tokoh-tokoh berpengaruh.
Tartaglione, yang merupakan mantan polisi dan kini menjalani empat hukuman penjara seumur hidup atas kasus pembunuhan, mengaku surat tersebut ditulis di selembar kertas kuning yang disobek dari buku catatan dan diselipkan dalam novel grafis yang biasa dibaca Epstein.
Dalam pesan itu, Epstein disebut menulis bahwa para penyelidik “tidak menemukan apa pun” terhadap dirinya meski telah melakukan penyelidikan selama berbulan-bulan. Catatan tersebut diakhiri dengan kalimat: “Apa yang kau ingin aku lakukan, menangis tersedu-sedu? Saatnya mengucapkan selamat tinggal.”
Tartaglione mengklaim telah menyerahkan dokumen itu kepada pengacaranya, dan menilai surat tersebut dapat menjadi bukti penting, termasuk untuk membantah klaim Epstein sebelumnya yang menyebut dirinya diserang oleh teman satu sel.
Menurut laporan, surat itu kemudian disegel oleh hakim federal sebagai bagian dari kasus pidana Tartaglione dan hingga kini masih tersimpan di gedung pengadilan New York. Akibatnya, penyelidik yang menangani kematian Epstein tidak memiliki akses terhadap dokumen tersebut.
Seorang juru bicara Departemen Kehakiman Amerika Serikat juga mengonfirmasi bahwa pihaknya belum pernah melihat surat tersebut. Dokumen itu pun tidak termasuk dalam berkas Epstein yang dirilis pemerintah awal tahun ini.










