Penyebab Wataru Endo Mundur dari Piala Dunia 2026 hingga Putuskan Pensiun dari Timnas Jepang
KABAR mengejutkan datang dari kapten Tim Nasional (Timnas) Jepang, Wataru Endo. Gelandang andalan Liverpool tersebut dipastikan batal berlaga di Piala Dunia 2026 akibat mengalami cedera kaki sesaat sebelum turnamen akbar tersebut dimulai.
Sebelumnya, Endo sempat diturunkan sejak menit awal saat Jepang melakoni laga uji coba pemanasan kontra Islandia pada 31 Mei lalu. Namun, cedera kaki yang membekapnya memaksa sang pemain mundur dari skuad Samurai Biru –julukan Timnas Jepang, tepat menjelang laga pembuka Grup F melawan Belanda, Senin 15 Juni 2026 dini hari WIB.
Posisi pemain berusia 33 tahun tersebut kini telah digantikan oleh striker Borussia Monchengladbach, Shuto Machino. Kehilangan sang jenderal lapangan tengah tentu menjadi pukulan telak bagi ambisi Jepang di ajang Piala Dunia yang digelar di Amerika Utara dan Tengah ini.
1. Pengumuman Pensiun
Tak hanya harus mengubur mimpinya tampil di Piala Dunia, Endo juga langsung mengumumkan keputusan besar untuk pensiun dari panggung sepak bola internasional. Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun X miliknya, ia mengungkapkan rasa bangga sekaligus salam perpisahan kepada publik sepak bola Jepang.
"Seperti yang telah diumumkan, saya akan mundur dari skuad Piala Dunia. Sejak mengalami cedera, saya sudah melakukan semua hal yang saya bisa hingga titik ini, jadi saya sama sekali tidak menyesal," tulis Endo, dikutip Jumat (12/6/2026).
"Tentu ada kekecewaan karena tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia ini, tetapi lebih dari itu, saya bangga dengan bagaimana kami tumbuh bersama sejak Piala Dunia Qatar. Saya sebagai kapten, memimpin tim ini dan mengubah tujuan kami untuk 'memenangkan Piala Dunia' menjadi sesuatu yang bisa kami ucapkan sebagai hal yang lumrah,” sambung Endo.
"Dengan kampanye ini, saya akan pensiun dari tim nasional. Jadi mulai sekarang, saya akan mendukung timnas Jepang sebagai salah satu dari penggemar. Momen ketika timnas Jepang memenangkan Piala Dunia pasti akan datang suatu hari nanti. Mari kita percaya akan hal itu dan bersorak bersama," tambahnya.
2. Akhir Perjalanan Pengabdian Satu Dekade
Keputusan ini menandai akhir dari pengabdian panjang Endo yang telah mencatatkan 4 gol dari 73 penampilan sejak melakoni debut seniornya di usia 22 tahun pada 2015 lalu. Ia juga merupakan bagian penting dari skuad Jepang pada Piala Dunia edisi 2018 dan 2022.
Cedera kaki ini memperpanjang catatan kelam Endo yang sebelumnya juga sempat absen selama tiga bulan akibat cedera pergelangan kaki. Masalah kebugaran tersebut bahkan membuatnya hanya bisa tampil dalam 12 pertandingan bersama Liverpool di semua kompetisi sepanjang musim ini.
Tanpa kehadiran sang kapten, Jepang kini harus berjuang melewati tantangan Grup F yang diisi oleh Belanda, Tunisia, dan Swedia. Turnamen ini menjadi penampilan kedelapan mereka di Piala Dunia sejak debut pada 1998, di mana prestasi terbaik tim Samurai Biru sejauh ini adalah mencapai babak 16 besar.










