Kisah Legenda Inggris Gary Lineker, Dimusuhi Cristiano Ronaldo karena Lebih Jagokan Lionel Messi
KISAH legenda Tim Nasional (Timnas) Inggris Gary Lineker yang dimusuhi Cristiano Ronaldo menarik untuk dibahas. Sebab Lineker membocorkan Ronaldo tak senang kepada dirinya hanya karena memilih Lionel Messi sebagai pemain terbaik.
Ya, pemicu utama Ronaldo tak senang dengan Lineker tidak lain karena perbandingan abadi antara dirinya dengan Lionel Messi. Di jagat sepak bola, memang banyak pihak mengakui Ronaldo sebagai pemain hebat, namun banyak yang menilai Messi jauh lebih superior.
Fakta itu dapat dibuktikan dari rekor delapan trofi Ballon d'Or milik Messi, sementara Ronaldo hanya memiliki lima trofi saja dalam penghargaan pemain terbaik dunia tersebut. Pandangan objektif inilah yang kemudian menyeret legenda Inggris, Gary Lineker, ke dalam pusaran masalah dengan CR7.
1. Alasan Ronaldo Enggan Berbicara Lagi dengan Lineker
Gary Lineker yang tampil untuk Timnas Inggris di dua edisi Piala Dunia sekaligus peraih Sepatu Emas 1986, membeberkan kisah rusaknya hubungan dengan Ronaldo saat hadir di Louis Theroux Podcast. Lineker mengungkapkan kapten Timnas Portugal itu mendadak ogah berbicara lagi dengannya setelah ia menyebut Messi sebagai pemain yang lebih baik.
"Saya selalu merasa tidak enak karena orang-orang menyerang saya dan bilang, 'Kamu tidak menyukai Ronaldo'. Bukan berarti saya tidak menyukainya, saya pikir dia adalah pesepak bola yang luar biasa, tetapi tidak ada perdebatan tentang siapa pesepak bola yang lebih baik. Siapa pun yang memahami sepak bola akan melihat hal itu," jelas Lineker, dikutip dari Give Me Sport, Minggu (14/6/2026).
Mantan bintang Tottenham Hotspur ini menegaskan ia sangat mengagumi dedikasi, kesuksesan, dan produktivitas gol Ronaldo. Namun, bagi Lineker, Ronaldo memang tidak memiliki kemampuan alami yang dimiliki Messi.
"Kami dulu berteman baik. Lalu tiba-tiba saya diwawancarai dan ditanya, 'Siapa pemain yang lebih baik?'. Saya jawab Messi. Setelah itu, saya diberi tahu, 'Oh, dia tidak menyukaimu lagi'," tambah Lineker.
2. Perseteruan Memanas Usai Sindiran
5 Isu yang Dibahas Trump dan Xi Jinping dalam Pertemuan di Beijing: Selat Hormuz, Taiwan, hingga AI
Retaknya hubungan mereka bukan baru-baru ini saja terjadi. Ketegangan sempat memuncak pada Euro 2024 lalu ketika Ronaldo gagal mencetak satu gol pun sepanjang turnamen. Di tengah mandulnya sang bintang, Lineker sempat mengkritik aksi emosional Ronaldo yang menangis setelah gagal mengeksekusi penalti melawan Slovenia sebagai tindakan yang kekanak-kanakan, sementara Alan Shearer menyebut reaksi tersebut histeris.
Kritikan tajam itu dibalas dengan sangat sengit oleh Ronaldo dari ruang ganti Portugal. Ia melontarkan sindiran keras kepada para komentator televisi Inggris, yang diyakini kuat ditujukan kepada Lineker dan Shearer.
"Apa yang harus saya lakukan? Apakah saya harus menangis dan mengakhiri karier saya hanya karena dua tikus mengkritik saya? Dunia mencintai saya! Penggemar mencintai saya! Ini adalah motivasi saya. Tidak ada yang bisa merengenggut sinar saya hanya karena dua orang dari televisi yang tidak dikenal siapa pun telah mengkritik saya," semprot Ronaldo kala itu.










