Marc Marquez Tertinggal 72 Poin dari Bezzecchi, Mungkinkah Juara MotoGP 2026?
JAKARTA - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, kini menempati peringkat kelima klasemen sementara MotoGP 2026. Pembalap asal Spanyol itu tertinggal 72 poin dari Marco Bezzecchi yang menempati posisi puncak. Dengan 14 seri MotoGP 2026 tersisa, mampukah Marc Marquez meraih gelar juara?
Marc Marquez mengawali musim MotoGP2026 dengan buruk. Pembalap berusia 33 tahun itu gagal meraih podium pada 7 seri pembuka, dengan 2 di antaranya karena tak dapat balapan imbas cedera.
Meski begitu, dengan kemenangan pertamanya di MotoGP Hungaria 2026, kembali mencuat soal kemungkinan Marc Marquez menjadi juara MotoGP 2026.
1. Skenario Marquez Juara MotoGP2026
Dengan 14 putaran tersisa dan selisih 72 poin, Marquez perlu mengungguli Bezzecchi dengan rata-rata 5 poin per akhir pekan di balapan yang tersisa, melansir GP Blog, Kamis (18/6/2026).
Skenario Gila Juventus Lolos Liga Champions: Harus Menang, Tunggu Milan dan Roma Tersandung
Dari perspektif lain, Marquez perlu memenangkan 12 dari 14 balapan tersisa, dengan asumsi Bezzecchi finis di posisi ke-2, untuk membalikkan selisih tersebut.
Karena itu, perebutan gelar juara sama pentingnya dengan seberapa baik Bezzecchi mampu menahan tekanan untuk meraih gelar pertamanya, seperti halnya seberapa baik Marquez dapat mengamankan comeback bersejarah lainnya.
Tentu saja, sangat tidak mungkin skenario seperti itu terjadi ketika kedua pembalap tiba-tiba mencapai konsistensi yang membuat hasilnya sangat mudah diprediksi. Kemungkinan besar keduanya akan kehilangan poin di berbagai putaran sepanjang sisa tahun ini.
Namun, grafik menunjukkan betapa sulitnya tantangan yang mungkin dihadapi Marquez. Setiap kemenangan bagi Bezzecchi sekarang merupakan langkah besar menuju pengamanan gelar juara.
Marc Marquez bukanlah satu-satunya ancaman bagi keunggulan Bezzecchi di musim ini. Jorge Martin juga akan mengincar gelar juara dan hanya tertinggal 20 poin dari pembalap Italia itu di klasemen keseluruhan setelah Hungaria.
Martin juga tampil solid di balapan sprint tahun ini dengan beberapa kemenangan, sambil terus meraih podium pada hari Minggu untuk tetap bersaing.
Juara Dunia 2024 itu akan berupaya memaksimalkan peluangnya di tahun terakhirnya bersama Aprilia sebelum tim-tim tersebut akan mengalami perubahan besar pada 2027.









