Timnas Indonesia Harus Waspada, Vietnam Asah Senjata Baru Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Harus Waspada, Vietnam Asah Senjata Baru Jelang Piala AFF 2026

Terkini | okezone | Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:33
share

TIMNAS Indonesia wajib waspada terhadap kekuatan Timnas Vietnam jelang Piala AFF 2026. Sebab, mereka tengah mengasah senjata baru.

Vietnam menjadi salah satu kandidat kuat untuk bersaing memperebutkan gelar juara turnamen Asia Tenggara tersebut. The Golden Star Warriors tergabung di Grup A bersama Indonesia, Timnas Singapura, Timnas Kamboja, dan Timnas Timor Leste.

1. Bola Mati

Hasil Drawing Piala AFF 2026 (Foto: Youtube/SPORTSTARS - MNC Channels)

Media Vietnam, The Thao 247, menyoroti perkembangan permainan di bawah pelatih Kim Sang-sik. Mereka menilai kemampuan memanfaatkan bola mati menjadi salah satu senjata utama yang semakin berbahaya.

"Di bawah asuhan pelatih Kim Sang-sik, situasi bola mati telah menjadi salah satu opsi serangan paling berbahaya bagi Timnas Vietnam," tulis The Thao 247, dikutip Sabtu (27/6/2026).

Media tersebut juga menyebut tambahan pemain dalam pemusatan latihan terbaru membuat Vietnam semakin kuat dalam mengandalkan tendangan bebas dan bola udara. Kondisi itu diyakini bisa menjadi pembeda ketika menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi.

"Dengan penambahan pemain dalam pemusatan latihan terbaru, kekuatan tim dalam memanfaatkan tendangan bebas dan bola-bola udara diperkirakan akan semakin tangguh menjelang Piala AFF 2026," sambung tulisan tersebut.

Vietnam memiliki sejumlah pemain yang dikenal mampu mengeksekusi bola mati dengan baik. Nama seperti Nguyen Quang Hai, Hoang Duc, Khuat Van Khang, hingga Hoang Hen dinilai punya kemampuan memberikan ancaman langsung ke pertahanan lawan.

Selain eksekutor bola mati, Vietnam juga memiliki variasi serangan dari sisi lapangan. Kembalinya Phan Tuan Tai dan Nguyen Dinh Bac dianggap bisa menambah kualitas umpan silang serta situasi bola mati.

"Keragaman pemain ini juga membuat tim Vietnam semakin sulit diprediksi. Bergantung pada posisi dan jarak ke gawang lawan, staf pelatih dapat memilih pemain dengan keterampilan paling sesuai untuk melancarkan serangan," tulis The Thao 247.

Media itu menilai keunggulan tersebut menjadi modal penting karena pertandingan Piala AFF sering berjalan ketat. Tim yang mampu memaksimalkan peluang kecil diyakini memiliki keuntungan lebih besar.

 

"Hal ini menjadi keunggulan besar mengingat lawan-lawan di Piala AFF sering menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari strategi serangan tendangan bebas tim-tim papan atas di kawasan ini," lanjut laporan tersebut.

2. Duel Udara

Piala AFF 2026 ganti nama menjadi ASEAN Hyundai Cup 2026 (Foto: Youtube/Official Okezone)

Tidak hanya bola mati, Vietnam juga disebut memiliki kekuatan dalam duel udara. Media lokal itu menyoroti sejumlah pemain dengan postur tinggi dan kemampuan heading yang mumpuni.

"Selain memiliki banyak spesialis tendangan bebas, Vietnam juga punya barisan pemain tangguh dalam duel udara seperti Xuan Son, Nguyen Tai Loc, Gia Hung, Thanh Chung, Viet Anh, Van Hau, dan Duy Manh," sebutnya.

Bek muda Quang Kiet menjadi salah satu nama yang mendapat perhatian karena memiliki postur mencapai 1,95 meter. Kehadirannya membuat Vietnam semakin berbahaya ketika memanfaatkan bola atas.

Selain Quang Kiet, Nguyen Tai Loc juga dinilai bisa memberikan kejutan bagi lawan. Minimnya informasi mengenai kedua pemain tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Vietnam.

"Dengan memadukan para pengumpan berkualitas dengan pemain yang unggul dalam duel udara, tim nasional Vietnam tentu saja dapat mengubah situasi bola mati menjadi senjata yang ampuh," katanya.

Dengan kekuatan tersebut, Timnas Indonesia perlu menyiapkan strategi khusus saat menghadapi Vietnam di Piala AFF 2026. Duel kedua negara diprediksi kembali berlangsung sengit dan penuh persaingan.

Topik Menarik