Mesir Minta FIFA Investigasi Perangkat Pertandingan Timnas Argentina vs Mesir, Disarankan Tak Bertugas Lagi!
KETUA Umum Federasi Sepakbola Mesir (EFA), Hany Abo Rida, meminta Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) melakukan investigasi kepada perangkat pertandingan yang bertugas di laga Tim Nasional (Timnas) Argentina vs Mesir. Hany Abo Rida bahkan meminta kepada FIFA agar perangkat pertandingan di laga dini hari tadi tak lagi bertugas di Piala Dunia 2026.
“Federasi Sepakbola Mesir telah meminta FIFA untuk melakukan penyelidikan terhadap keputusan-keputusan yang diambil perangkat pertandingan di Piala Dunia 2026. Kontroversi terbaru muncul setelah keputusan-keputusan wasit dalam kemenangan Argentina atas Mesir pada babak 16 besar, yang mendorong Federasi Sepakbola Mesir mengajukan protes resmi,” tulis Diario AS.
“Menurut sumber resmi yang mengonfirmasi informasi tersebut kepada Diario AS, Presiden Federasi Sepakkola Mesir, Hany Abo Rida, telah mengajukan keluhan resmi terhadap wasit asal Prancis, Francois Letexier, beserta tim perangkat pertandingan yang dipimpinnya setelah Mesir kalah 2-3 dari Argentina. Mesir juga secara resmi meminta agar perangkat pertandingan asal Prancis tersebut tidak lagi ditugaskan memimpin pertandingan pada sisa turnamen karena dianggap melakukan kesalahan-kesalahan krusial,” lanjut Diario AS.
1. Wasit Francois Letexier Jadi Sorotan
Argentina menghadapi Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat pada Rabu (8/7/2026) dini hari WIB. Laga tersebut pun dipimpin asal Prancis, Francois Letexier.
Wasit yang memimpin laga playoff Olimpiade Paris 2024 antara Timnas Indonesia U-23 vs Guinea U-23 menjadi sorotan karena dinilai beberapa kali menguntungkan kepada Timnas Argentina. Pertama, Francois Letexier memberikan hadiah penalti kepada Timnas Argentina di menit 20.
Lionel Messi yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Saat itu, tendangan Lionel Messi diamankan kiper Mesir, Mostafa Shobeir.
Selain itu, Francois Letexier juga membatalkan gol kedua Mesir yang dicetak Mostafa Zico di menit 57. Gol dibatalkan setelah wasit mengecek Video Assistant Referee (VAR). Setelah dicek VAR, gol Zico dianulir karena pemain Mesir Marwan Attia dianggap menginjak kaki bek Timnas Argentina, Lisandro Martinez, sebelum terjadinya gol.
Sorotan terakhir terjadi di ujung laga. Saat itu, winger Timnas Mesir Mohamed Salah terjatuh di kotak terlarang setelah berduel dengan penyerang Argentina, Julian Alvarez.
Namun, wasit Francois Letexier enggan mengecek VAR dan membiarkan laga tetap bergulir. Sampai akhirnya, Argentina mencetak gol kemenangan 3-2 atas Mesir via sundulan Enzo Fernandez di menit 90+2.
2. Di-setting agar Argentina Juara Piala Dunia 2026?
Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, kesal bukan main setelah Mesir kalah dramatis 2-3 dari Argentina. Ia bahkan mengatakan Argentina sudah di-setting untuk juara Piala Dunia 2026.
"Kami telah diperlakukan tidak adil hari ini. Kami telah mengalami ketidakadilan. Kami lebih baik dalam segala hal, tetapi hasilnya dipengaruhi oleh faktor internal di lapangan, di dalam pertandingan, dan faktor eksternal sebelum pertandingan,” kata Hossam Hassan dalam konferensi pers pascalaga.
"Tampaknya ada tekanan yang diberikan dari pihak Argentina kepada wasit yang menyebabkan hasil ini,” tutup Hassan.









