Profil Patryk Klimala, Bomber asal Polandia yang Menolak Mentah-Mentah Gabung Persib Bandung
JAKARTA - Bomber asal Polandia, Patryk Klimala, menolak mentah-mentah bergabung dengan Persib Bandung.
1. Klimala Tolak Persib Bandung
Persib Bandung gencar mendatangkan sejumlah nama baru untuk menghadapi musim 2026-2027. Terlebih klub berjuluk Pangeran Biru tersebut bakal bertanding di 4, yaitu Super League, League Cup, ASEAN Club Championship (ACC), AFC Champions League Two.
Nama Patryk Klimala, bomber asal Polandia, santer dikaitkan dengan Persib Bandung. Namun, Klimala yang kini membela klub Korea Selatan (Korsel), FC Seoul tersebut membantah kabar dirinya akan bergabung dengan Persib Bandung.
“Halo semuanya. Tolong jangan percaya apa pun yang Anda lihat di internet. Tidak semua yang Anda lihat di media online itu benar,” kata Patryk Klimala di stories Instagram-nya, @patryklimala, dikutip pada Jumat (10/7/2026).
Ia menegaskan akan tetap berseragam FC Seoul demi mengincar target gelar juara liga.
4 Kali Kalah Pilpres, Prabowo Ungkap Alasan Tetap Ingin Jadi Presiden: RI Menuju Arah yang Salah
“Saya tidak pergi ke mana-mana. Kami akan berjuang habis-habisan untuk memenangkan kejuaraan ini (Liga 1 Korea Selatan),” lanjut penyerang bertinggi 183 sentimeter tersebut.
Lalu, siapakah Patryk Klimala hingga namanya santer sempat dikaitkan dengan Persib Bandung?
2. Profil Patryk Klimala
Patryk Klimala lahir di Swidnica, Polandia, pada 5 Agustus 1998. Pemain yang berposisi sebagai penyerang tengah itu memiliki tinggi badan 183 cm.
Pada masa mudanya, ia sempat menimba ilmu di sejumlah klub lokal, yaitu Zjednoczeni Żarów, Lechia Dzierżoniów, Legia Warszawa, menurut laman Transfermarkt.
Ia kemudian memulai karier profesionalnya bersama klub Polandia Jagiellonia pada musim 2016-2017. Pada musim debutnya, ia sempat tampil dalam 3 pertandingan.
Musim berikutnya ia pindah ke Wigry Suwalki yang mentas di divis 2 Liga Polandia dengan status pinjaman. Di sana, ia mulai sering mendapatkan menit bermain. Total Klimala bermain dalam 27 pertandingan dengan catatan 13 gol dan 2 assist.
Ini menjadi modal bagi Klimala yang saat itu masih berusia 20 tahun untuk bersaing di Jagiellonia usai kembali dari masa peminjaman. Pada 2018-2019, ia mulai rutin mendapatkan tempat di tim utama dengan total mencatat 29 pertandingan dengan 4 gol dan 1 assist.
Pada musim berikutnya, ia mulai mendapatkan kesempatan lebih banyak. Klimala pun kian tajam karena berhasil menyarangkan 7 gol dalam total 18 pertandingan bersama Jagiellonia.
Performanya tersebut memuat klub raksasa Skotlandia Celtic meliriknya. Ia pun pindah ke Celtic pada Januari 2020 dengan mahar 4 juta Euro.
Namun, perjalanannya bersama Celtic bisa dibilang kurang mulus. Ia gagal mendapatkan tempat di tim utama. Selama 1,5 tahun berseragam Celtic, Klimala total mencatat 28 pertandingan dengan mengemas 3 gol.
Meski performanya kurang menggigit, Klimala dilirik klub MLS New York Red Bulls. Ia pun melanglang buana ke Amerika Serikat (AS) pada akhir musim 2020-2021 dengan mahar senilai 4,36 juta euro.
Di MLS, Patryk Klimala kerap jadi pilihan utama. Dalam dua musim berseragam New York Red Bulls, total ia mencatat 63 pertandingan dengan menorehkan 14 gol dan 9 assist.
Selepas dari MLS, ia kembali ke daratan Eropa untuk membela klub Israel Hapoel Beer Sheva pada musim 2022-2023. Di sana ia total mencatat 19 penampilan dengan torehan 4 gol dan 1 assist.
Usai kontraknya berakhir pada 31 Desember 2023, Klimala memutuskan pulang kampung untuk membela klub Polandia Slask Wroclaw. Bergabung di tengah musim, Klimala kesulitan menunjukkan performa terbaiknya dengan mencatat total 11 pertandingan tanpa gol.
Saat menjalani musim keduanya di Slask Wroclaw, performanya membaik. Ia tampil 4 kali dengan mencetak 4 gol.
Ia pun menarik minat klub dari Australia Sydney FC, yang meminjamnya pada September 2024. Di klub Australia itu, Klimala tampil tajam.
Total ia mencatat 31 pertandingan dengan torehan 17 gol dan 5 assist. Usai masa peminjamannya berakhir pada akhir Mei 2025, ia kembali ke Slask Wroclaw.
Namun, pada Juni 2026, FC Seoul merekrutnya dengan mahar 300 ribu euro. Pada musim ini, Klimala total mencatat 22 pertandingan di seluruh kompetisi dengan torehan 8 gol dan 1 assist.









