Timnas Indonesia Kesulitan Tembus Piala Dunia, Begini Respons Presiden Prabowo
KARAWANG - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto blak-blakan mengungkapkan kegelisahannya terkait prestasi Timnas Indonesia yang dinilai masih kesulitan menembus panggung Piala Dunia. Kritik sekaligus harapan tersebut dilontarkan sang Kepala Negara di sela-sela agenda kenegaraan yang membahas ketahanan energi nasional.
Keresahan itu disampaikan Prabowo saat meluncurkan Biodiesel (B50) di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kamis 9 Juli 2026.
Mulanya, Prabowo mengaku sangat bangga saat ini Indonesia akhirnya bisa memproduksi B50. Namun, kebanggaan itu terselip rasa resahnya.
"Yang masih kita sulit adalah masuk Piala Dunia. Jadi saya resah, terus terang saja saya resah. Kita bisa B50, tapi tidak bisa masuk Piala Dunia," kata Prabowo, dikutip Sabtu (11/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Prabowo bertanya tentang bagaimana caranya untuk bisa mengantarkan Timnas Indonesia ke ajang Piala Dunia.
"Bagaimana caranya masuk Piala Dunia? Jangan anggap enteng, sepak bola kehormatan," ujarnya.
1. Mencari Ketua Umum PSSI
Prabowo pun kembali bertanya tentang siapa pihak yang bertanggung jawab terkait ini. Prabowo kemudian mencari keberadaan Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Sayangnya, Erick tidak hadir dalam kegiatan ini. Namun, Prabowo menemukan keberadaan sang kakak kandungnya, Boy Thohir yang berada di barisan tamu undangan.
"Mana Erick Thohir mana? Boy? Kasih tau adikmu ya. Haduh haduh," ucapnya disambut gelak tawa.
2. Anggaran untuk Sektor Sepak Bola
Belum sampai di situ, Prabowo turut mencari keberadaan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, yang ternyata juga tidak hadir dalam acara ini.
"Mana Menkeu? Apa yang diperlukan supaya kita bisa masuk Piala Dunia?" pungkasnya.








