Kronologi Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Gegana Sisir 11 Titik

Kronologi Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15, Gegana Sisir 11 Titik

Terkini | okezone | Senin, 13 Juli 2026 - 11:44
share

JAKARTA - Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengungkap kronologi ancaman bom yang terjadi di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026). Ancaman tersebut bermula dari pesan yang diterima seorang guru dan petugas tata usaha (TU).

"Jadi tadi kita memperoleh informasi bahwa ada teror di SD Negeri Srengseng Sawah 15. Kemudian kami langsung mengecek tempat kejadian perkara (TKP), mendatangi sekolah, berkomunikasi dengan guru dan kepala sekolah, dan kami dapati informasinya memang benar," kata Nurma kepada wartawan.

Nurma menjelaskan, isi pesan tersebut berisi ancaman bahwa pelaku mengklaim telah menempatkan bom di 11 titik di lingkungan sekolah. Dalam pesan itu juga disebutkan bom akan diledakkan dalam hitungan menit.

"Untuk terornya sendiri, isinya jelas meneror. Pelaku menyebut ada 11 titik di SD ini yang akan diledakkan dalam beberapa menit," ujarnya.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Jagakarsa langsung berkoordinasi dengan Tim Gegana Brimob dan Densus 88 Antiteror untuk melakukan penyisiran di seluruh area sekolah.

"Setelah itu kami langsung menghubungi Gegana dan Densus 88 karena memang ini menjadi domain mereka. Setelah tim datang, mereka langsung melakukan penyisiran di dalam sekolah," ujar Nurma.

Menurut Nurma, proses penyisiran telah berlangsung lebih dari dua jam. Tim Gegana memeriksa setiap sudut sekolah untuk memastikan ada atau tidaknya bahan peledak sebagaimana ancaman yang disampaikan pelaku.

"Tim Gegana sudah melakukan penyisiran lebih kurang dua jam di SD Negeri Srengseng Sawah 15. Saat ini penyisiran masih berlangsung. Kita tunggu saja hasilnya, nanti akan kami informasikan kembali," pungkasnya.
 

Topik Menarik