Taufik Hidayat Ungkap Penyebab Jonatan Christie Batal Perkuat Indonesia di SEA Games 2025 meski Sempat Masuk Skuad
JAKARTA – Wakil Ketua Umum (Waketum) PBSI, Taufik Hidayat, mengungkapkan tunggal putra andalan Tanah Air, Jonatan Christie, sejatinya sempat masuk dalam rencana skuad bulu tangkis Indonesia untuk SEA Games 2025. Namun, pemain yang akrab disapa Jojo tersebut akhirnya harus dicoret dari daftar karena memilih untuk fokus pada turnamen bergengsi, BWF World Tour Finals 2025.
1. Jadwal Bentrok Jadi Alasan Utama
Keputusan Jonatan Christie untuk absen di SEA Games 2025 tidak terlepas dari bentrokan jadwal antara kedua event tersebut. SEA Games 2025 dijadwalkan berlangsung pada 9-20 Desember, sementara BWF World Tour Finals 2025 akan digelar berdekatan, yakni pada 17 hingga 21 Desember 2025.
Taufik Hidayat membenarkan Jonatan awalnya masuk dalam komposisi tim. Namun, nama Jojo akhirnya terpaksa dicoret karena kondisi tak memungkinkan untuk membawanya ke Thailand, lokasi SEA Games 2025.
"Kan kayak Jonatan juga tadinya masuk, tapi dia malah memilih ke World Tour Final di sana. Ya sudah mau diapain," ujar Taufik kepada awak media di Kemendagri, dikutip Rabu (3/12/2025).
Perubahan komposisi skuad Indonesia ini membuat tim Merah Putih kini akan diperkuat dua wakil tambahan, yaitu Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri) dan pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Isfahani Pahlevi. Taufik menilai perubahan komposisi pemain, yang melibatkan perpaduan antara pemain muda dan senior, merupakan hal yang wajar.
"Pokoknya ini yang terbaik lah, meskipun ini mixed antara yang muda dan senior," tambahnya.
2. Target Realistis
Taufik Hidayat, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), menilai bahwa target dua medali emas yang ditetapkan pemerintah untuk PBSI cukup realistis mengingat komposisi skuad saat ini yang diisi pemain muda dan senior.
Namun, Taufik juga mewaspadai persaingan ketat, terutama dari tuan rumah. Pasalnya Thailand menurunkan tim utama, bukan para pemain muda.
"Dan kita juga tahu bahwa Thailand full team juga sebagai tuan rumah," kata Taufik.
Meskipun demikian, Taufik tetap berharap tim bulu tangkis Indonesia mampu melampaui target yang diberikan. Target yang dimaksud adalah membawa pulang dua medali emas.
"Jadi apa yang ditargetkan pemerintah untuk PBSI ya sangat wajar. Dan memang kalau bisa lebih dari dua, ya alhamdulillah," tutupnya.










