Rival Berkembang Pesat, Marc Marquez Tetap Incar Sejarah di MotoGP 2026

Rival Berkembang Pesat, Marc Marquez Tetap Incar Sejarah di MotoGP 2026

Olahraga | inews | Selasa, 13 Januari 2026 - 06:01
share

MADRID, iNews.id – Marc Marquez menegaskan target juara MotoGP 2026 tetap menjadi prioritas meski dia mengakui para rival mengalami perkembangan pesat. Pembalap Ducati Lenovo tersebut siap menghadapi musim baru dengan tekanan sebagai juara bertahan.

Marc Marquez kembali turun lintasan pada MotoGP 2026 dengan status juara bertahan. Julukan The Baby Alien kembali mengiringi langkahnya setelah tampil dominan sepanjang musim 2025.

Pada MotoGP 2025, Marquez merebut gelar juara dunia ketujuh dalam kariernya. Dia mencatatkan 11 kemenangan balapan utama serta 14 kemenangan sprint race.

Pencapaian tersebut membuat Marquez menyamai koleksi gelar Valentino Rossi. Dia kini hanya terpaut satu gelar dari legenda MotoGP Giacomo Agostini yang mengoleksi delapan titel juara dunia.

Menjelang MotoGP 2026, Marquez mulai mencermati kekuatan para pesaingnya. Dia menilai hampir seluruh tim papan atas mengalami peningkatan signifikan, terutama tim dengan pembalap di lima besar klasemen akhir musim lalu.

"Musim 2026 akan menjadi musim yang menarik. Aprilia berkembang pesat. KTM dengan (Pedro) Acosta. Honda, setiap saat semakin mendekat, mereka telah membuat langkah besar. Yamaha sedikit kesulitan, tapi tetap Yamaha," kata Marquez dilansir dari Crash, Senin (12/1/2026).


Alex Marquez dan Bagnaia Jadi Sorotan

Dari sekian rival, dua nama paling mendapat perhatian Marc Marquez. Dia menilai adiknya sendiri, Alex Marquez, serta rekan setimnya Francesco Bagnaia memiliki peluang besar bersaing di papan atas.

“Dari Alex (Marquez), Anda bisa mengharapkan segalanya. Dengan finis di posisi kedua di Kejuaraan, dia akan menjadi salah satu kandidat juara," tutur Marquez.

Marquez juga menyoroti kecepatan Francesco Bagnaia yang dinilai selalu berbahaya. Menurutnya, perubahan kecil dalam waktu singkat dapat mengubah peta persaingan.

"Kecepatan Pecco memang ada. Terkadang hanya dua bulan saja sudah cukup untuk mengatur ulang semuanya," tambahnya.

Meski peta persaingan semakin ketat, Marquez memilih fokus pada target pribadinya. Dia menegaskan siap memikul tekanan besar sebagai juara bertahan.

“Tujuannya adalah untuk memperebutkan gelar juara. Itu harus menjadi tujuan, dan itu akan menjadi tekanan yang saya tanggung," pungkasnya.

Topik Menarik