7 Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang Dijuluki The Magnificent Seven, Nomor 1 Penguasa All England!
DUNIA bulu tangkis internasional pernah berada dalam cengkeraman total kekuatan Indonesia pada era 1970-an hingga awal 1980-an. Saat itu, muncul satu generasi emas yang saking tangguhnya dijuluki sebagai The Magnificent Seven.
Istilah ini merujuk pada komposisi tim beregu putra yang terdiri dari tiga tunggal putra dan dua pasangan ganda putra yang nyaris mustahil dikalahkan. Dominasi ketujuh pemain ini mencapai puncaknya pada ajang Piala Thomas edisi 1976 dan 1979.
Kolektifitas mereka melahirkan kemenangan yang sangat telak dan bersejarah. Di partai final, tim legendaris ini sukses melumat kekuatan besar seperti Malaysia dan Denmark dengan skor telak 9-0 tanpa balas.
Sehari 4 Emas! Violine Intan Puspita Jadi Penutup Manis Dominasi Atletik Indonesia di SEA Games 2025
Kehebatan The Magnificent Seven bukan hanya soal deretan trofi, melainkan cara mereka mendominasi olahraga ini. Pada masa itu, Indonesia tidak hanya sekadar menang, tetapi benar-benar mendikte permainan hingga membuat lawan merasa kesulitan meski hanya untuk mengimbangi permainan mereka dalam satu gim saja.
Berikut 7 Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang Dijuluki The Magnificent Seven:
1. Rudy Hartono (Tunggal Putra)
Inilah ikon terbesar dalam sejarah bulu tangkis Indonesia. Rudy adalah fenomena yang memegang rekor dunia dengan koleksi 8 gelar All England, di mana 7 di antaranya diraih secara beruntun. Ketangguhannya menjadi fondasi utama tim Indonesia saat itu.
2. Liem Swie King (Tunggal Putra)
Muncul sebagai suksesor Rudy Hartono, pria yang dikenal dengan julukan "King Smash" ini mulai mendominasi sejak 1976. Ia mengoleksi tiga gelar All England dan menjadi pemain yang sangat ditakuti karena gaya permainannya yang agresif dan cepat.
3. Iie Sumirat (Tunggal Putra)
Iie adalah "pembunuh raksasa" yang memiliki teknik permainan unik. Momen ikoniknya adalah saat menumbangkan dua legenda besar Tiongkok, Hou Jia Chang dan Tong Sin Fu, pada Invitasi Asia 1976—sebuah prestasi yang sangat langka pada masa itu.
4. Tjun Tjun & 5. Johan Wahyudi (Ganda Putra)
Membanggakan! Biliar Indonesia Tambah Perunggu, Total 2 Perak dan 2 Perunggu di SEA Games 2025
Pasangan ini adalah salah satu ganda putra terbaik sepanjang masa. Kekompakan Tjun Tjun dan Johan Wahyudi di atas lapangan sering kali membuat lawan frustrasi, bahkan sekadar untuk mencuri satu set pun terasa sangat berat bagi musuh-musuh mereka.
6. Christian Hadinata & 7. Ade Chandra (Ganda Putra)
Melengkapi dominasi di sektor ganda, duet Christian dan Ade Chandra merupakan tembok pertahanan sekaligus mesin poin bagi Indonesia. Karena kehebatan mereka dan pasangan Tjun Tjun/Johan, babak final turnamen dunia pun sering kali menyajikan duel sesama wakil Indonesia (All Indonesian Finals).










