Karier Mandek, Emma Raducanu Diminta Fokus Perbaiki Fisik dan Pelatih

Karier Mandek, Emma Raducanu Diminta Fokus Perbaiki Fisik dan Pelatih

Olahraga | inews | Kamis, 2 April 2026 - 15:53
share

LONDON, iNews.id – Emma Raducanu mendapat sorotan tajam dari legenda tenis Inggris setelah mundur dari Linz Open 2026. Dia diminta segera memperbaiki kondisi fisik jika ingin kembali ke level tertinggi.

Petenis peringkat satu Inggris itu dipastikan absen dari Linz Open, turnamen WTA 500 di Austria. Keputusan tersebut diambil karena dia masih dalam pemulihan dari penyakit virus.

Masalah kesehatan mulai dirasakan saat menjalani tur lapangan keras di Timur Tengah. Kondisi tersebut berdampak pada performanya dalam beberapa turnamen terakhir.

Dia sempat tampil di Indian Wells, tetapi harus terhenti di babak ketiga usai kalah dari petenis peringkat enam dunia, Amanda Anisimova. Setelah itu, dia menarik diri dari Miami Open karena kondisi fisik belum pulih.

Situasi tersebut memperpanjang periode sulit yang dialami Raducanu sepanjang awal 2026. Dia juga mengalami inkonsistensi performa dan perubahan pelatih.


Sorotan Soal Fisik dan Konsistensi

Mantan petenis nomor satu Inggris, Tim Henman, menilai masalah utama Raducanu ada pada aspek fisik. Dia melihat kekuatan fisik menjadi faktor penting untuk bersaing di level tertinggi.

“Hal itu terlihat saat melawan Amanda Anisimova. Dia tidak akan pernah menjadi pemukul bola sekuat Anisimova, dan kekuatan fisik yang dibawa ke lapangan memang menekan, seperti yang dimiliki para pemain top,” ujarnya di Sky Sports.

Dia menilai Raducanu perlu meningkatkan daya tahan fisik agar tidak mudah mengalami cedera kecil. Kondisi tersebut dinilai menghambatnya membangun konsistensi di lapangan.

“Di situlah dia perlu menjadi lebih kuat secara fisik. Dia butuh daya tahan lebih agar tidak sering mengalami cedera kecil yang membuatnya absen. Hal itu menghambatnya membangun momentum pertandingan,” ujarnya.

Henman juga menilai latihan fisik bisa ditingkatkan langsung di lapangan. Dia menyebut berbagai metode latihan bisa membantu meningkatkan kekuatan, kecepatan, dan kualitas pukulan.

“Jika saya harus memilih satu hal, itu jelas kebugaran,” ujarnya.


Saran Soal Pelatih

Selain aspek fisik, legenda tenis dunia Martina Navratilova juga memberikan pandangan. Dia menyoroti seringnya Raducanu berganti pelatih.

Sejak awal karier profesional, Raducanu tercatat telah bekerja dengan sembilan pelatih. Situasi tersebut dinilai memengaruhi perkembangan permainan.

Navratilova meminta Raducanu lebih berhati-hati dalam memilih pelatih. Dia juga menekankan pentingnya menjaga kerja sama dalam jangka panjang.

“Beri waktu setahun karena butuh waktu untuk merasa nyaman dengan perubahan dan menerapkannya dalam permainan,” ujarnya.

Dia menegaskan pemilihan pelatih harus tepat dan tidak mudah berubah. Stabilitas dinilai menjadi kunci untuk perkembangan karier.

“Pilih pelatih yang tepat dan bertahanlah dengannya,” ujarnya.

Dengan berbagai masukan tersebut, Raducanu diharapkan bisa segera bangkit. Perbaikan fisik dan stabilitas tim pelatih menjadi faktor penting untuk kembali bersaing di papan atas tenis dunia.

Topik Menarik