Tolak Pindah, Marc Marquez Tak Masalah Bayar Pajak Selangit di Spanyol

Tolak Pindah, Marc Marquez Tak Masalah Bayar Pajak Selangit di Spanyol

Olahraga | okezone | Jum'at, 10 April 2026 - 02:02
share

BERBEDA dengan sejumlah pembalap MotoGP, Marc Marquez memilih tetap patuh bayar pajak di Spanyol. Pembalap tim Ducati Lenovo menegaskan tak mau jadi subjek pemberitaan negatif.

Sekadar informasi, sejumlah pembalap MotoGP, terutama yang berpaspor Spanyol, memilih tinggal di Andorra. Mereka hijrah ke negara tersebut dengan berbagai alasan.

1. Tarif Pajak di Spanyol

Salah satunya adalah tarif pajak yang lebih rendah. Mereka yang berpenghasilan lebih dari 40 ribu Euro (setara Rp795 juta) hanya dikenakan pajak sebesar 10.

Sementara, di Spanyol, aturan perpajakannya lebih mencekik leher. Untuk mereka yang berpendapatan lebih dari 300 ribu Euro (setara Rp5,9 miliar), dikenakan pajak hingga 47!

Besaran tarif itu membuat banyak pembalap akhirnya ramai-ramai tinggal di luar Spanyol. Marquez tidak mau mengikuti langkah tersebut. Ia akan tetapi jadi warga negara yang baik.

“Saya ingin memperjelas sesuatu, saya bayar pajak, dan saya akan terus membayar pajak saya di Spanyol,” tegas Marquez, dikutip dari Crash, Jumat (10/4/2026).

 

2. Tak Mau Diberitakan Negatif

Perpajakan memang jadi isu sensitif. Sejumlah atlet, termasuk Lionel Messi, bahkan pernah tersangkut kasus penggelapan pajak di Negeri Matador.

Di MotoGP, hal itu pernah menimpa Jorge Lorenzo. Buat Marquez, ia tidak mau jadi tajuk pemberitaan gara-gara kasus menghindari atau menggelapkan pajak.

“Saya tidak punya utang, kepada siapa pun atau kepada saya sendiri. Saya memang punya karyawan, tapi buat otoritas perpajakan, saya bekerja untuk diri sendiri,” papar Marquez.

“Jadi, saya mendeklarasikan diri saya sebagai pekerja untuk diri sendiri. Saya tidak mau masuk berita gara-gara hal semacam itu (menggelapkan pajak),” tandas pria berusia 33 tahun tersebut.

Topik Menarik