Timnas Indonesia Akan Tambah Naturalisasi Lagi? Erick Thohir Buka Suara
JAKARTA, iNews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, merespons rumor adanya dua pemain naturalisasi baru untuk Timnas Indonesia di luar proses Luke Vickery dan Mitchell Baker yang saat ini sudah memasuki tahap akhir.
Erick memilih tidak memberikan konfirmasi maupun bantahan terkait kabar tersebut karena belum ada dokumen resmi yang masuk kepadanya. Dia menegaskan seluruh proses harus berbasis data yang jelas sebelum diumumkan ke publik.
Saat ini, proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker sudah melewati persetujuan Komisi X dan Komisi XIII DPR RI. Tahapan berikutnya adalah rapat paripurna DPR sebelum akhirnya masuk ke keputusan Presiden Prabowo Subianto.
Jika seluruh proses disetujui, kedua pemain tersebut akan menjalani pengambilan sumpah dan resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), sehingga bisa memperkuat Timnas Indonesia.
Dua Pemain Naturalisasi Baru Dikabarkan dari Belanda dan Jerman
Di tengah proses tersebut, muncul kabar bahwa PSSI tengah menyiapkan tambahan dua pemain naturalisasi baru yang disebut berasal dari Belanda dan Jerman. Namun hingga saat ini, identitas keduanya belum diungkap secara resmi.
Informasi awal terkait rumor tersebut disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Noor Korompot. Meski begitu, tidak ada rincian nama maupun tahapan resmi yang diumumkan.
Erick Thohir menegaskan dirinya tidak ingin berspekulasi sebelum ada dokumen resmi yang bisa dipertanggungjawabkan. Dia memilih menunggu laporan tertulis sebelum memberikan pernyataan lanjutan.
“Saya belum dapat hitam di atas putihnya. Kembali, saya tidak mau membuat pernyataan sebelum saya mendapatkan hitam di atas putih,” kata Erick kepada awak media di Graha Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Sinkronisasi dengan Pelatih dan Pemerintah Jadi Kunci
Erick juga menekankan bahwa setiap proses naturalisasi harus melalui koordinasi dengan tim kepelatihan Timnas Indonesia, termasuk pelatih kepala John Herdman, agar sesuai dengan kebutuhan taktik dan strategi jangka panjang.
Dia menyebut komunikasi dengan pemerintah juga menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan Timnas Indonesia. Semua keputusan harus selaras antara PSSI, pelatih, dan pemerintah pusat.
Erick menambahkan, Presiden Prabowo Subianto telah menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan sepak bola nasional, termasuk dalam strategi jangka panjang Timnas Indonesia.
Menurut Erick, fokus utama saat ini adalah menyinkronkan seluruh proses birokrasi agar program penguatan tim nasional bisa berjalan efektif dan sesuai rencana besar yang telah disusun.









