Hasil Piala Dunia 2026: Mesir Pecahkan Kutukan Adu Penalti, Australia Tersingkir Dramatis

Hasil Piala Dunia 2026: Mesir Pecahkan Kutukan Adu Penalti, Australia Tersingkir Dramatis

Olahraga | inews | Sabtu, 4 Juli 2026 - 04:16
share

DALLAS, iNews.id - Timnas Mesir mencetak sejarah dengan memenangi pertandingan fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya setelah menyingkirkan Australia melalui adu penalti 4-2. Kemenangan dramatis itu memastikan The Pharaohs melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi juara bertahan Argentina atau Tanjung Verde.

Australia langsung mengancam pada awal pertandingan. Baru lima menit laga berjalan, tendangan jarak jauh Cristian Volpato membentur bagian atas mistar gawang. Tak lama berselang, Jordan Bos nyaris membawa Socceroos unggul, tetapi tekel penyelamatan Rami Rabia menggagalkan peluang emas tersebut.

Meski sempat berada di bawah tekanan, Mesir justru membuka keunggulan pada menit ke-13 lewat peluang pertama yang mengarah ke gawang. Emam Ashour menyambut umpan silang akurat Karim Hafez di tiang jauh dan menanduk bola masuk ke gawang Australia. Setelah gol tersebut, Australia mulai menguasai ritme permainan, tetapi serangan Mesir tetap terlihat lebih berbahaya.

Hingga laga berjalan setengah jam, Australia belum mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Saat Aziz Behich akhirnya menguji gawang Mesir, Mostafa Shobeir mampu melakukan penyelamatan. Mesir juga lebih dominan dalam penguasaan bola dan jumlah operan, meski Mohamed Salah belum banyak terlibat dalam serangan hingga turun minum.

Awal babak kedua langsung menghadirkan peluang emas untuk Mesir. Baru 10 detik setelah sepak mula, Omar Marmoush lolos sendirian, tetapi penyelesaiannya melenceng dari sasaran. Australia kemudian berhasil menyamakan kedudukan setelah Mohamed Hany tidak sengaja membelokkan umpan bola mati ke gawang sendiri.

Setelah gol tersebut, kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih. Menjelang akhir waktu normal, Mesir kembali meningkatkan tekanan. Patrick Beach melakukan penyelamatan luar biasa dengan satu tangan untuk menggagalkan sundulan keras Ramy Rabia. Harry Souttar kemudian memblok tembakan Haisem Hassan sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Pada babak tambahan, Salah memperoleh peluang terbaiknya, tetapi tendangannya melambung meski berada dalam posisi ideal. Kedua tim tetap gagal mencetak gol hingga dua menit menjelang adu penalti, saat Australia memasukkan Mathew Ryan menggantikan Patrick Beach dengan harapan memberi keuntungan dalam tos-tosan.

Strategi tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Harry Souttar gagal mengeksekusi penalti pertama Australia setelah tendangannya melambung. Mesir memanfaatkan keunggulan itu dengan sempurna. Salah sukses menjalankan penalti bergaya Panenka, menunjukkan kepercayaan diri timnya. 

Kegagalan Lucas Herrington yang baru berusia 18 tahun kemudian memberi kesempatan kepada Hossam Abdelmaguid untuk memastikan kemenangan. Dia menjalankan tugasnya dengan tenang dan membawa Mesir mengakhiri catatan empat kekalahan beruntun dalam adu penalti sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia.

Topik Menarik