Bangga! Indonesia Kuasai Nomor Speed Dunia, Veddriq dan Desak Kibarkan Merah Putih di Prancis
CHAMONIX, iNews.id - Indonesia sukses mengawinkan medali emas nomor speed putra dan putri pada ajang World Climbing Chamonix 2026 di Prancis, Minggu (12/7/2026), lewat penampilan gemilang Veddriq Leonardo dan Desak Made Rita Kusuma Dewi.
Prestasi tersebut menjadi bukti dominasi Indonesia pada nomor speed dunia. Bahkan, pada final speed putra, Merah Putih menguasai persaingan dengan menempatkan dua atlet sekaligus di partai puncak, yakni Veddriq Leonardo dan Antasyafi Robby Al Hilmi.
Veddriq akhirnya keluar sebagai juara setelah mencatatkan waktu 4,89 detik pada final. Catatan tersebut mengantarkan dia meraih medali emas sekaligus mempersembahkan gelar bergengsi bagi Indonesia di Chamonix.
Sementara itu, Antasyafi Robby Al Hilmi harus puas membawa pulang medali perak usai membukukan waktu 5,11 detik. Adapun medali perunggu menjadi milik atlet Jepang, Ryo Omasa, yang mencatatkan waktu 4,701 detik.
Emas Spesial Veddriq Usai Pulih dari Cedera
Keberhasilan tersebut terasa sangat spesial bagi Veddriq. Atlet peraih emas Olimpiade itu mengaku belum sepenuhnya pulih dari cedera sehingga belum dapat menjalani latihan secara maksimal sebelum mengikuti sejumlah kompetisi dunia.
"Saya merasa luar biasa. Saya sangat bersyukur. Ini adalah medali emas pertama saya setelah Olimpiade. Saya hampir tidak menyentuh dinding saat latihan, lalu langsung bertanding di Madrid, Krakow, dan sekarang di Chamonix," kata Veddriq, dikutip dari laman resmi World Climbing, Minggu (12/7/2026).
Pada sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi juga tampil luar biasa. Dia memastikan medali emas setelah mencatatkan waktu 6,22 detik pada babak final dan mengalahkan wakil Italia, Giulia Randi, yang membukukan waktu 6,51 detik.
Sementara posisi ketiga ditempati atlet tuan rumah Prancis, Capucine Viglione, yang berhak membawa pulang medali perunggu pada nomor speed putri.
Desak mengaku datang ke Chamonix dengan tekad memberikan penampilan terbaik dan menikmati setiap pertandingan yang dijalani. Kerja kerasnya sepanjang turnamen pun berbuah manis dengan raihan medali emas untuk Indonesia.
"Saya menampilkan performa terbaik dan benar-benar menikmati pertandingan. Saya bahagia bisa mempersembahkan medali emas ini untuk negara dan tim saya," ujar Desak.









