Bek Prancis Balas Sindiran Lamine Yamal, Ingatkan Rendah Hati

Bek Prancis Balas Sindiran Lamine Yamal, Ingatkan Rendah Hati

Olahraga | inews | Senin, 13 Juli 2026 - 11:14
share

BOSTON, iNews.id – Ibrahima Konate memberikan respons tegas terhadap komentar Lamine Yamal jelang duel Prancis melawan Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Bek Les Bleus itu menegaskan timnya tidak takut menghadapi siapa pun dan memilih tetap rendah hati.

Sebelumnya, Lamine Yamal melontarkan komentar yang menyita perhatian. Pemain muda Spanyol itu mengatakan, "Kalau ada yang seharusnya takut, itu Prancis. Kami sudah menyingkirkan mereka di Piala Eropa."

Menanggapi ucapan tersebut, Konate mengaku Prancis tidak terlalu memikirkan perang komentar sebelum pertandingan. Fokus utama Les Bleus adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi salah satu tim terbaik di dunia.

"Tidak. Sejujurnya, kami tidak memperhatikan semua yang dikatakan menjelang pertandingan. Kami tidak boleh takut kepada siapa pun. Yang terpenting adalah menjaga kerendahan hati seperti saat kami memulai kompetisi ini dan tidak terjebak dalam hal-hal seperti itu, terutama pada momen seperti sekarang. Dia boleh mengatakan apa pun yang dia inginkan. Kami akan mempersiapkan pertandingan sebaik mungkin, dan saya berharap ketika pertandingan selesai, hasilnya berpihak kepada kami."

Konate Sebut Spanyol Bukan Hanya Lamine Yamal

Konate juga menilai ancaman Spanyol tidak hanya datang dari Lamine Yamal. Menurut dia, seluruh pemain La Roja memiliki kualitas yang mampu membahayakan Prancis.

"Sejujurnya, kami tidak memikirkan secara khusus cara menghentikan dia. Spanyol adalah tim yang luar biasa dengan banyak pemain kelas dunia. Tujuan kami bukan hanya fokus kepada satu pemain karena seluruh tim mereka bisa menyulitkan kami. Bukan hanya Lamine, melainkan seluruh tim Spanyol."

Bek berusia 27 tahun itu juga mengulas kekalahan Prancis dari Spanyol pada pertemuan sebelumnya. Dia menilai saat itu Les Bleus tampil dengan lini belakang yang belum memiliki chemistry.

"Kami tidak akan berbohong, pertandingan itu sangat sulit. Namun jika kami jujur dan tetap menghormati semua pemain Timnas Prancis, susunan pemain yang tampil melawan Spanyol saat itu, terutama di lini pertahanan, dihuni banyak pemain yang belum memiliki kekompakan. Itu adalah pertama kalinya kami bermain bersama, sehingga situasinya menjadi rumit. Saya yakin jika kondisinya berbeda, pertandingan itu tidak akan berjalan dengan cara yang sama."

Konate Masih Tak Percaya Gabung Real Madrid
Selain membahas semifinal Piala Dunia 2026, Konate juga berbicara untuk pertama kalinya setelah transfernya ke Real Madrid resmi diumumkan.

Dia mengaku masih sulit mempercayai dirinya kini menjadi bagian dari klub tersukses dalam sejarah sepak bola.

"Itu adalah klub terbesar dalam sejarah. Sampai Anda benar-benar mengenakan seragam mereka, Anda tidak akan benar-benar menyadarinya."

Konate juga memberikan apresiasi kepada pelatih Didier Deschamps atas cara mengelola skuad Prancis selama turnamen berlangsung. Dia menilai seluruh pemain, termasuk mereka yang jarang mendapat sorotan, memiliki peran penting dalam perjalanan Les Bleus menuju semifinal.

Kini Prancis bersiap menghadapi tantangan besar melawan Spanyol. Di tengah perang komentar yang mulai memanas, Konate memilih membalasnya dengan sikap tenang. Dia menegaskan hasil pertandingan di lapangan akan menjadi jawaban terbaik.

Topik Menarik