2 Pembalap yang Akan Comeback di MotoGP Aragon 2026, Nomor 1 Kembali Usai Absen 3 Bulan

2 Pembalap yang Akan Comeback di MotoGP Aragon 2026, Nomor 1 Kembali Usai Absen 3 Bulan

Olahraga | okezone | Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:10
share

JAKARTA - Ada dua pembalap yang akan comeback di MotoGP Aragon 2026. Kedua pembalap tersebut adalah Fermin Aldeguer dan Johann Zarco. 

Fermin Aldeguer adalah pembalap Gresini Racing. Sementara Johann Zarco merupakan pembalap Castrol Honda LCR. Keduanya akan kembali memacu motor di lintasan balapan saat MotoGP Aragon 2026 setelah absen dalam beberapa seri.

Sirkuit Motorland Aragon, Alcanis, Spanyol akan menjadi saksi dari kembalinya kedua pembalap tersebut. Rangkaian balapan MotoGP Aragon 2026 akan dimulai pada Jumat (28/8/2026). 

Fermin Aldeguer(Foto: Gresini Racing)

2. Fermin Aldeguer

Fermin Aldeguer sempat mengalami cedera patah tulang belakang T7 saat sesi latihan di MotoGP Belanda 2026. Ia pun absen dari seri tersebut. Selain itu, akibat cederanya itu, ia terpaksa absen dari balapan di MotoGP Jerman 2026 dan MotoGP Inggris 2026. 

Namun, pembalap berusia 21 tahun itu dijadwalkan comeback pada MotoGP Aragon 2026. Melansir laman gpone, Rabu (26/8/2026), beberapa hari lalu Fermin Aldeguer sudah menguji kemampuannya di Aragon dan melanjutkan latihannya di Misano. 

Diketahui, saat ini Fermin Aldeguer menduduki posisi ke-11 klasemen sementara MotoGP 2026. Ia telah mengoleksi sebanyak 76 poin. 

 

1. Johann Zarco 

Johann Zarco juga dijadwalkan comeback pada MotoGP Aragon 2026 setelah cedera panjang. Ia mengalami cedera ligamen lutut kiri saat balapan di MotoGP Catalunya 2026. 

Akibat cedera yang didapatnya pada pertengah Mei lalu itu, pembalap asal Prancis itu absen selama sekitar 3 bulan. Kini, Johann Zarco berpeluang kembali balapan di MotoGP Aragon 2026. 

Hal itu sebagaimana diumumkan Castrol Honda LCR. Johann Zarco akan kembali membalap di MotoGP Aragon 2026, asalkan ia dinyatakan fit dalam tes medis wajib di sirkuit, melansir laman motogp. 

Diketahui, Johann Zarco dan tim medis memilih metode nonbedah, dengan target awal untuk kembali pada September. Namun, proses pemulihannya menunjukkan kemajuan pesat dalam beberapa minggu terakhir. 

Topik Menarik