Barcelona Rekrut Livakovic, tapi Masalah Besar Muncul Sebelum Musim Dimulai
BARCELONA, iNews.id – Barcelona resmi mendatangkan kiper Kroasia Dominik Livakovic dari Fenerbahce dengan nilai transfer 2 juta euro atau sekitar Rp41,3 miliar plus tambahan variabel sebesar 500 ribu euro atau sekitar Rp10,3 miliar. Namun, masa depan Livakovic untuk musim depan masih belum jelas setelah rencana peminjaman sang penjaga gawang menemui kendala.
Livakovic tiba di Barcelona pada Selasa dan dijadwalkan menjalani tes medis pada Rabu sebelum menandatangani kontrak hingga 2030. Kedatangan kiper berusia 31 tahun tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Barcelona dalam memperkuat sektor penjaga gawang.
Meski proses transfer sudah rampung, Barcelona kini menghadapi persoalan baru terkait klub yang akan menjadi tempat Livakovic bermain musim depan. Blaugrana sebelumnya berencana meminjamkan dia selama satu musim sebelum kembali memasukkannya ke dalam skuad utama pada musim 2027-2028.
Dinamo Zagreb Ubah Syarat, Rencana Barcelona Terhambat
Awalnya, Dinamo Zagreb menjadi pilihan ideal untuk menjadi klub peminjaman Livakovic. Kiper asal Kroasia itu memiliki hubungan kuat dengan klub tersebut setelah memperkuat Dinamo Zagreb pada periode 2016 hingga 2023. Dia juga sempat kembali bermain untuk klub Kroasia itu pada paruh kedua musim lalu.
Menurut laporan SPORT, Barcelona, Livakovic, dan Dinamo Zagreb sebelumnya sudah mencapai kesepakatan secara lisan terkait peminjaman selama satu musim. Namun, situasi berubah setelah Dinamo Zagreb mengajukan permintaan baru.
Dinamo Zagreb ingin Livakovic dipinjam selama dua tahun, bukan hanya satu musim. Klub asal Kroasia tersebut ingin menyelesaikan masalah posisi penjaga gawang dalam jangka panjang agar tidak kembali mencari solusi pada musim berikutnya.
Permintaan tersebut masuk akal bagi Dinamo Zagreb, tetapi tidak sesuai dengan rencana Barcelona. Klub Catalan itu memiliki agenda berbeda terkait masa depan Livakovic.
Barcelona merekrut Livakovic bukan hanya sebagai solusi sementara. Dia diproyeksikan menjadi kiper berpengalaman yang siap bersaing sekaligus menjadi pelapis penting setelah kontrak Wojciech Szczesny berakhir pada 2027.
Saat ini Barcelona menjadikan Joan Garcia sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang. Sementara itu, Livakovic dipersiapkan untuk menjadi bagian dari proyek tim utama mulai musim 2027-2028.
Jika Livakovic menjalani masa peminjaman selama dua tahun di Dinamo Zagreb, Barcelona berpotensi kehilangan dia tepat ketika klub membutuhkan jasanya. Situasi tersebut membuat negosiasi peminjaman menjadi lebih rumit dibandingkan perkiraan awal.
Barcelona kini harus mencari solusi baru agar rencana regenerasi penjaga gawang tetap berjalan sesuai target. Klub asal Spanyol itu tidak hanya mencari tempat bermain sementara bagi Livakovic, tetapi juga berusaha menjaga keseimbangan transisi posisi kiper untuk beberapa tahun ke depan.









