Istri Epy Kusnandar Geram, Foto Almarhum Dicatut untuk Jualan Jaket Murahan
JAKARTA - Istri almarhum Epy Kusnandar, Karina Ranau mengaku kecewa setelah foto sang suami dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab untuk kepentingan jualan jaket kulit secara online. Karina mengatakan hal itu sebenarnya sudah terjadi sejak lama, bahkan saat almarhum masih hidup.
Adapun oknum tersebut berada di daerah Sukaregang Garut, Jawa Barat yang terkenal sebagai sentra pembuatan jaket kulit.
“Kronologinya itu sebenarnya sudah lama. Waktu almarhum masih ada, kita sempat iseng cari jaket kulit, karena waktu itu di Garut, Sukaregang, kan memang sentra jaket kulit,” ujar Karina.
Namun, yang membuat Karina terkejut adalah foto suaminya yang digunakan tanpa izin dalam lapak penjualan online. Menurut Karina, foto tersebut diduga diambil dari akun media sosial pribadinya.
“Pas kita ketik ‘jaket kulit Kang Mus’, tiba-tiba muncul foto almarhum. Padahal jaket itu dipakai untuk syuting, dari tim wardrobe,” jelasnya.
“Sepertinya mereka ambil dari Instagram kami, karena kami tahu itu foto siapa yang ambil,” lanjutnya.
Richard Lee Ditahan Usai Mangkir Pemeriksaan dan Live Tiktok, Doktif Ternyata yang Jadi Cepu
Yang membuat Karina semakin geram, jaket yang dijual justru tidak sesuai dengan kualitas yang seharusnya, bahkan dijual dengan harga sangat murah. Menurut Karina, nama "Kang Mus Preman Pensiun" yang dicatut tidak sesuai dengan kualitas yang ditawarkan pedagang jaket kulit tersebut.
“Ada yang jual cuma sekitar Rp100 ribu sampai Rp200 ribu. Padahal bawa nama ‘Kang Mus Preman Pensiun’, tapi kualitasnya tidak sesuai,” ujarnya.
Setelah menelusuri, Karina tak hanya menemukan satu pedagang yang melakukan hal tersebut. Bahkan foto almarhum Epy Kusnandar juga digunakan saat oknum tersebut berjualan melalui siaran langsung atau live streaming.
“Kita sempat lihat live jualan, mereka pakai judul ‘jaket kulit Kang Mus’. Itu banyak banget,” katanya.
Karina menilai tindakan tersebut tidak hanya merugikan secara personal, tetapi juga berpotensi merusak citra karakter Kang Mus yang melekat pada almarhum dalam sinetron Preman Pensiun. Karina khawatir orang yang membeli kecewa karena kualitas yang diterima tidak sesuai.
Ia pun khawatir hal tersebut berdampak pada nama brand jaket yang digunakan almarhum Epy Kusnandar, begitu pun nama pribadi beliau.
Sehari Sebelum Wafat, Enzy Storia Jelaskan Vidi Masih Bisa Bercanda Meski Hanya Lewat Gerakan Tangan
“Kalau orang beli lalu kecewa karena kualitasnya jelek, yang kena dampaknya siapa? Pasti nama brand itu, nama sosok almarhum. Itu yang sangat disayangkan,” tegasnya.
Karina pun berharap tidak ada lagi pihak yang memanfaatkan nama dan foto almarhum untuk kepentingan komersial tanpa izin, apalagi dengan produk yang tidak berkualitas.






