Aktor Evan Marvino Diduga KDRT Istri, Pemicunya karena Nafkah
JAKARTA - Aktor Evan Marvino diduga melakukan kekerasan kepada istrinya, Uffri Datun Nitami, pada 9 Juni 2026. Aksi KDRT sang aktor diungkapkan sendiri oleh istrinya lewat unggahan di Instagram.
Uffri dalam unggahannya mengatakan, Evan memukulnya menggunakan kursi yang nyaris mengenai kepalanya. Beruntung dia bisa menepis pukulan sang suami menggunakan tangannya.
Tak hanya memukul pakai kursi, Uffri Datun Nitami juga mengaku, Evan Marvino juga melempar kipas angin ke arahnya. “Saya didorong dari kasur, diseret dengan amukan yang begitu saya takutkan,” ujarnya dikutip dari akun @uffridatunnitami, Jumat (12/6/2026).
Aksi KDRT Evan itu, menurut Uffri, disaksikan oleh anak pertama mereka, Hawa. Lalu apa yang membuat sang aktor gelap mata dan melakukan sederet aksi kekerasan kepada istrinya?
Evan Marvino tersulut emosi, setelah Uffri menuntut nafkah istri berupa uang bulanan untuk kebutuhan pribadinya, yang tak pernah dipenuhi sang suami selama 5 tahun pernikahan.
“Saya tidak pernah mendapatkan hak saya dengan dalih ‘Kamu kan punya uang sendiri’. Saat saya menagih nafkah istri, dia merasa saya merendahkan dan tidak menghargai keluarganya,” tuturnya.
Uffri menilai, sebagai suami, Evan seharusnya memprioritaskan kebutuhan sandang, pangan, dan papan keluarganya, baru orangtua. Sayang, aksinya meminta kejelasan nafkah itu membuat Evan Marvino melayangkan talak satu, pada 9 Juni 2026.
Perselingkuhan dan Tertular PMS
Permasalahan rumah tangga Uffri Datun Nitami dan Evan Marvino tak sekadar soal KDRT dan nafkah. Uffri juga membongkar perselingkuhan sang suami dengan banyak perempuan
“Selama 5 tahun pernikahan saya sudah kenyang diselingkuhi. Dia berzina dengan beberapa perempuan di kelab malam, tempat karaoke, atau bahkan personal,” ujar Uffri.
Akibat kebiasaan Evan Marvino ‘jajan di luar’ tersebut, Uffri mengaku, sempat tertular penyakit menular seksual (PMS), pada 2022. Ironisnya, penyakit itu harus diidap Uffri saat dirinya hamil 9 bulan.
“Saya tidak tahu harus bagaimana lagi. Saya trauma. Selama ini, yang saya dapat bukan pernikahan yang sehat, tapi neraka!”









