MUI Rehabilitasi 500 Rumah Guru Ngaji dan Marbot Terdampak Bencana Sumatera
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusron Wahid melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait langkah gotong royong yang telah dilakukan lembaganya untuk membantu penanganan pascabencana Sumatera.
"Dalam hal ini nanti kita akan menyerahkan rehabilitasi masjid, satu masjid di Aceh, satu masjid di Sumatera Utara, dan satu masjid di Sumatera Barat," kata Nusron dalam laporannya di acara Munajat Bangsa yang digelar MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).
Baca juga: Pemerintah Resmikan 1.300 Unit Hunian Sementara Korban Bencana Sumatera
Tak hanya itu, ia bersyukur telah banyak pihak yang mondasikan sebagian rezekinya untuk turut membantu meringankan beban para korban terdampak. Dalam kaitan ini, MUI juga akan menyasar guru ngaji dan marbot masjid yang menjadi korban.
"Majelis Ulama Indonesia juga alhamdulillah sudah mengumpulkan donatur-donasi dan sumbangan dan terkumpul untuk membiayai rehabilitasi rumah sebanyak 500 rumah untuk guru ngaji dan marbot masjid di Provinsi Aceh dan di Provinsi Sumatera Utara serta di Provinsi Sumatera Barat. Kalau ada donatur lain yang mau menyumbang, kami masih membuka peluang," ujarnya.Baca juga: BNPB: 3 Daerah di Aceh Masih Berstatus Tanggap Darurat BencanaDia menegaskan bahwa langkah ini dilakukan dalam rangka hadirnya MUI dan ormas Islam yang senantiasa memberikan kemanfaatan kepada umat manusia. Hal ini juga merupakan wujud gotong royong semua elemen bangsa bersama pemerintah.
"InsyaAllah bangsa Indonesia akan kokoh dengan semangat gotong royong," pungkasnya.










