Sosok Kolonel Devy Kristiono, Ajudan Gibran yang Dimutasi Jadi Pa Sahli KSAD

Sosok Kolonel Devy Kristiono, Ajudan Gibran yang Dimutasi Jadi Pa Sahli KSAD

Nasional | sindonews | Minggu, 8 Februari 2026 - 21:32
share

Sosok Kolonel Inf Devy Kristiono diulas dalam artikel ini. Devy merupakan salah satu perwira yang masuk daftar mutasi TNI pada Selasa, 3 Februari 2026.

Rotasi dan mutasi TNI tersebut berdasarkan Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor KEP 159/II/2026 yang ditandatangani pada tanggal 3 Februari 2026.

Sebagaimana dilansir pada Minggu (8/2/2026), dalam KEP itu, Kolonel Devy dimutasi dari jabatan ajudan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjadi Pa Sahli Tk II KSAD Bidang Kumham dan Kamnas.

Baca juga: JK: Pokoknya Kalau Banjir Jangan Salahin Gubernur Jakarta, Marahi Diri Sendiri

Devy digeser menjadi Pa Sahli Tk II KSAD Bidang Kumham dan Kamnas menggantikan Kolonel Inf Irfan Amir yang digeser menjadi Danrindam XV/Ptm.

Profil Kolonel Inf Devy Kristiono

Abituren Akademil Militer (Akmil) 2002 dari kecabangan Infantri (Inf) ini merupakan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Dalam karier militer, Devy Kristiono pernah bertugas di Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura.

Selain itu di Batalyon 23 Kopassus di Bogor, Jawa Barat. Pria kelahiran Bandung, 4 Desember 1980 itu kemudian mengikuti Selapa, lalu bertugas di Grup 1 Kopassus Serang, Banten.

Tiga tahun kemudian, Devy melanjutkan Seskoad, lalu bertugas di Kasmin Danjen Kopassus di Cijantung. Devy kemudian menjadi Danyon Grup 1 Kopassus Serang, Banteng.

Kariernya terus melejit, hingga menjadi Kabag Pusdiklatpassus di Batu Jajar. Selain itu, Devy Kristiono pernah menjabat Kepala Staf Korem 074/Warastratama Surakarta.

Selanjutnya dia mendapat tugas sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0735 Surakarta (Solo) sejak 2021 hingga 2023. Saat itu, Gibran Rakabuming Raka menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Selepas Dandim 0735 Surakarta, Devy Kristiono digeser menjadi Dandim 0734 Yogyakarta menggantikan pejabat yang lama Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian.

Topik Menarik