Bengkel Keliling BBG Hadir di Cirebon saat Mudik Lebaran 2026
Bengkel keliling BBG hadir di Cirebon. Inisiatif itu merupakan hasil kolaborasi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau (PGN), PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), dan Komunitas Gas (Komogas).
Kegiatan Bengkel Keliling di Kota Cirebon dijadwalkan berlangsung pada 9–16 Maret 2026 dan berlokasi di SPBG Cirebon. Program ini ditujukan bagi pengemudi transportasi online maupun pengemudi angkutan harian yang menggunakan BBG.
Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman menuturkan kehadiran Bengkel Keliling di Cirebon diharapkan dapat mendukung kesiapan kendaraan BBG menjelang arus mudik Idulfitri.
Baca juga: Terbaru! Ini Daftar 10 Tol Fungsional untuk Mudik Lebaran 2026
Menurut dia, Cirebon yang berada di Jalur Pantura merupakan salah satu koridor utama yang dilalui pemudik dari berbagai daerah, sehingga layanan pemeriksaan teknis dan pengecekan keamanan instalasi BBG menjadi penting untuk memastikan kendaraan tetap aman dan optimal selama perjalanan.“Kami berharap pemeriksaan teknis serta edukasi yang diberikan dapat membantu meningkatkan keselamatan berkendara sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran,” ujar Fajriyah, Rabu (11/3/2026).
Sepanjang tahun 2025, PGN melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) juga telah melaksanakan program konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan BBG sebanyak 200 unit di berbagai kota di Indonesia.
“Kami tidak hanya ingin memastikan keselamatan dan kesiapan kendaraan BBG, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan energi gas yang aman, efisien, dan ramah lingkungan,” kata Fajriyah.
Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan menjelaskan layanan Bengkel Keliling CNG dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, termasuk peralatan teknis yang memadai serta teknisi yang telah tersertifikasi dan berpengalaman dalam penanganan sistem BBG pada kendaraan.
Dengan dukungan tersebut, tim Bengkel Keliling dapat melakukan pemeriksaan teknis, pengecekan keamanan instalasi CNG, serta memberikan rekomendasi perawatan yang diperlukan bagi pengguna.Ketua Umum Komogas Andy Lala menambahkan dukungan PGN bersama PGN Gagas sangat berarti khususnya dalam memastikan aspek keselamatan dan keandalan kendaraan BBG.
Kolaborasi ini tidak hanya membantu para pengguna BBG untuk berkendara dengan lebih aman melalui pemeriksaan teknis dan edukasi yang diberikan, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperluas pemanfaatan energi gas sebagai alternatif bahan bakar yang lebih efisien dan ramah lingkungan di tengah masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi ini semakin memperkuat upaya bersama dalam meningkatkan keselamatan dan keandalan kendaraan BBG sekaligus mendorong semakin luasnya pemanfaatan energi gas sebagai alternatif bahan bakar yang lebih efisien dan ramah lingkungan bagi masyarakat,” ujar Andy.










