Prabowo Beri Peringatan ke Pejabat: Jangan Main-main dengan Laporan Palsu

Prabowo Beri Peringatan ke Pejabat: Jangan Main-main dengan Laporan Palsu

Nasional | sindonews | Rabu, 11 Maret 2026 - 21:42
share

Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada para pejabat di lingkup pemerintah agar tidak lagi menyampaikan laporan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dia tidak ingin menerima laporan yang dimanipulasi atau dibuat hanya untuk menyenangkan pimpinan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Tasyakuran ke-1 Danantara di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026). Dalam sambutannya, dia ingin lebih memfokuskan perhatian pada hal-hal strategis, khususnya terkait pengelolaan aset negara.

Baca juga: Tasyakuran HUT ke-1 Danantara, Presiden Prabowo Ungkap Peran Pentingnya bagi Indonesia

Prabowo juga menyoroti keberadaan lembaga pengelola dana kekayaan negara yang kini dimiliki Indonesia dan dinilai setara dengan sovereign wealth fund di berbagai negara.

“Sebetulnya saya juga ingin fokus kepada hal-hal penting, kita bersyukur kita sekarang sudah punya suatu badan bisa disetarakan dengan sovereign well fund di dunia,” ujarnya. Menurut Prabowo, Indonesia patut bersyukur karena saat ini memiliki sovereign wealth fund yang termasuk salah satu yang terbesar di dunia. Dia menilai kinerja pengelolaannya dalam satu tahun terakhir menunjukkan perkembangan positif.

Meski demikian, dia masih kesulitan memperoleh laporan yang benar-benar akurat dari bawahannya. Karena itu, dia mengingatkan agar tidak ada lagi laporan yang direkayasa atau dibuat sekadar menyenangkan atasan.

“Ini sudah membuktikan bahwa dengan manajemen yg baik, dengan pengelolaan yang baik terutama dengan will yang benar, dengan political will, dengan jiwa yang benar hasil sudah kelihatan,” ungkapnya.

“Saya susah dapat laporan, mudahan-mudahan ini laporan yang benar, jangan main-main lagi dengan saya laporan palsu, laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan, saya kasih peringatan keras ini,” tegasnya.

Meski memberi peringatan keras, Prabowo mengaku gembira dengan beberapa laporan yang diterimanya. Dia menilai kinerja pengelolaan aset negara mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Saya dapat laporan saya cukup gembira, written on asset 1 tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen, ini cukup baik,” ucapnya.

Topik Menarik