Contraflow di KM 47 Tol Jakarta-Cikampek Diberlakukan jika Terjadi Lonjakan Kendaraan
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengungkapkan rencana skema rekayasa lalu lintas (lalin) yang akan diterapkan selama arus mudik Lebaran 2026. Polisi bakal melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada pemudik.
"Akan melakukan sosialisasi 2 jam atau 3 jam paling lambat sebelum dilaksanakan manajemen rekayasa arus lalu lintas itu akan disampaikan," kata Dedi kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).
Dedi menyampaikan, salah satu rekayasa lalu lintas yang bakal diterapkan adalah skema contraflow di Tol Jakarta–Cikampek atau tepatnya dari KM 47 sampai KM 70.
Baca Juga: Puncak Mudik Lebaran 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026
"Untuk yang hari ini dipersiapkan untuk contraflow satu jalur nanti dari mulai KM 47 sampai dengan KM 55 dan KM 70. Ya itu yang yang dipersiapkan strategi manajemen lalu lintas oleh Polda Jawa Barat," ujar Dedi.Dedi mencontohkan penerapan rekayasa lalu lintas seperti contraflow untuk satu jalur bakal diterapkan jika traffic counting angkanya menyentuh 5.500 per jam. Lalu, dua jalur menyentuh angka 6.400 per jam, dan tiga jalur angka traffic counting 7.400 per jam.
"Lebih dari itu di angka 8.300 per jam, maka akan dilakukan one way. Ya nanti akan dikomunikasikan dengan Kakorlantas dan dipantau di Command Center KM 29," ucap Dedi.
Pemantauan traffic counting, kata Dedi, untuk Polda Jawa Barat (Jabar) telah menempatkan empat rayon. Rayon satu di wilayah Bogor, rayon dua Karawang, rayon tiga Ciamis, dan rayon empat Kota Bandung.
Rayon ini tujuannya untuk melakukan accounting terhadap traffic-traffic yang betul-betul padat. "Dan juga menyiapkan tiga jalur ya, satu jalur tol, jalur tol itu jalur tol atas, kemudian jalur tengah, dan jalur tengah itu jalur arteri, dan juga jalur yang ketiga ada jalur untuk menuju lokasi wisata," ujar Dedi.
Dedi mengatakan, Kapolda sudah mempersiapkan itu semuanya. "Traffic counting itu ketika jalan tol sudah padat maka manajemen rekayasa sudah dipersiapkan ya, bisa dialihkan ke jalur menuju ke jalur arteri."










