Fakta Sepak Bola: Stadion GBK Muat Tampung Seluruh Populasi Penduduk Saint Kitts and Nevis
Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) mengungkap fakta unik jelang gelaran FIFA Series 2026 di Indonesia. Sorotan tersebut berkaitan dengan calon lawan Timnas Indonesia, yakni Saint Kitts and Nevis.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis pada laga pembuka FIFA Series 2026. Pertandingan tersebut akan digelar di SUGBK, Jakarta pada Jumat (27/3/2026) mendatang.
Menjelang pertandingan itu, FIFA mengangkat fakta unik terkait jumlah penduduk negara tersebut. Hal ini kemudian dikaitkan dengan kapasitas SUGBK yang menjadi venue pertandingan.
"Seluruh populasi Saint Kitts and Nevis akan bisa masuk di dalam Stadion Gelora Bung Karno yang impresif di Jakarta, tempat ketika mereka (Timnas Saint Kitts and Nevis) akan menghadapi tuan rumah Indonesia dalam FIFA Series mendatang," tulis FIFA dalam akun resmi instagramnya (@fifa), dikutip pada Kamis (19/3/2026).
Data menunjukkan jumlah penduduk Saint Kitts and Nevis berada di kisaran 47 ribu jiwa. Sementara itu, kapasitas resmi SUGBK mencapai sekitar 60 hingga 70 ribu penonton berdasarkan alokasi tiket.FIFA Series 2026 akan digelar di beberapa lokasi dengan Indonesia menjadi salah satu tuan rumah. Turnamen ini menghadirkan empat negara peserta dari berbagai konfederasi.
Selain Indonesia, tiga tim lain yang ikut ambil bagian adalah Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts and Nevis. Keikutsertaan mereka menjadi ajang uji coba lintas zona yang menarik untuk disaksikan.
Setiap tim akan memainkan dua pertandingan dalam format mini turnamen yang dimulai dari semifinal. Selanjutnya, pemenang akan bertemu di final, sementara tim yang kalah akan bersaing memperebutkan tempat ketiga.
Skuad Garuda akan berhadapan dengan Saint Kitts and Nevis di babak semifinal pada 27 Maret 2026. Pemenang laga itu akan bertemu dengan Bulgaria atau Kepulauan Solomon di partai final pada 30 Maret 2026.










