Liverpool Tanpa Salah Bisa Apa?
Kepergian Mohamed Salah di akhir musim 2025/2026 memunculkan pertanyaan besar: bagaimana nasib Liverpool tanpa sosok yang selama ini jadi tulang punggung?
Selama hampir sembilan tahun, Salah bukan sekadar pemain, tetapi simbol kekuatan lini serang The Reds. Dengan catatan 255 gol dari lebih dari 400 pertandingan, kontribusinya sulit tergantikan dalam waktu singkat.
Kehilangan Salah berarti Liverpool harus mencari pengganti bukan hanya dari sisi produktivitas, tetapi juga pengaruh di ruang ganti dan mentalitas tim. Ia adalah pemain yang kerap menjadi pembeda dalam laga-laga besar.
Baca Juga: Liverpool Umumkan Pisah dengan Mohamed Salah
Tak heran, pengumuman kepergiannya langsung memicu reaksi emosional dari rekan setim dan mantan pemain. Nama-nama seperti Virgil van Dijk hingga Trent Alexander-Arnold menunjukkan rasa hormat mereka, menegaskan status Salah sebagai figur penting di klub.Legenda klub Steven Gerrard pun ikut memberikan apresiasi, menandakan betapa besar warisan yang ditinggalkan pemain asal Mesir tersebut.
Liverpool kini dihadapkan pada fase transisi. Tanpa Salah, pola serangan kemungkinan akan berubah. Ketergantungan pada satu pemain harus diakhiri, namun membangun ulang keseimbangan tim jelas butuh waktu.
Di sisi lain, skuad saat ini masih memiliki kualitas. Pemain-pemain baru dan lama diharapkan bisa mengisi kekosongan, meski bayang-bayang Salah akan tetap terasa, setidaknya dalam beberapa musim ke depan.
Meski sudah mengumumkan kepergiannya, Salah masih memiliki sejumlah laga tersisa. Ia berpeluang tampil hingga belasan pertandingan lagi di berbagai kompetisi, termasuk Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions.
Setiap penampilannya kini akan terasa berbeda—lebih emosional, sekaligus menjadi momen perpisahan bagi suporter Anfield.
Liverpool tanpa Salah bukan berarti langsung melemah, tetapi jelas akan diuji. Klub harus membuktikan bahwa mereka bisa tetap kompetitif tanpa pemain yang selama ini menjadi ikon.
Musim depan akan menjadi jawaban: apakah The Reds mampu beradaptasi, atau justru kehilangan arah setelah ditinggal sang Raja Mesir.










