Beredar Unggahan Hoaks Catut Namanya, Natalius Pigai Pertimbangkan Lapor Polisi
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai merespons banyaknya berita bohong atau hoaks yang mencatut namanya. Menurut dia, laporan ke Polisi menjadi salah satu langkah yang dipertimbangkan.
"Hoaks! Saya tegaskan ini bukan pernyataan saya. Siapa pun yang memproduksi ini dan menyebarkan berita bohong (hoaks) bertentangan dengan hukum," kata Pigai dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3/2026).
Baca juga: Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras, Natalius Pigai: Premanisme Tidak Boleh Hidup!
Pigai menyatakan, pihaknya telah melakukan penelusuran dalam beberapa hari terakhir terkait maraknya peredaran pernyataan yang mengatasnamakan dirinya.
Narasi hoaks tersebut kata Pigai, bukan saja menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan kekacauan serta dipastikan bertentangan dengan hukum.Kementerian HAM telah mencatat sejumlah akun yang menyebarkan berita-berita tersebut dan memastikan kepada masyarakat bahwa seluruh konten dimaksud adalah hoaks.
Baca juga: Pegawai Kementerian HAM Gugat SK Mutasi yang Diteken Menteri Natalius Pigai
Adapun sejumlah narasi hoaks yang beredar dan mengatasnamakan Menteri HAM di antaranya sebagai berikut:
- "Yaqut korupsi sesuai prosedur, menurut saya tidak melanggar HAM."- "Pigai mengiyakan keputusan KPK untuk seluruh tahanan korupsi menjadi tahanan rumah, itu salah satu tindakan kemanusiaan."- "Kasus penyiraman air keras itu termasuk kebodohan si korban dan tidak ada sangkut pautnya dengan HAM."










