Arus Balik di Lingkar Gentong Masih Ramai Lancar hingga H+6 Lebaran 2026
Arus kendaraan yang melintasi Lingkar Gentong Tasikmalaya, Jawa Barat terpantau tetap ramai lancar pada H+6 Lebaran atau Jumat (27/3/2026) pagi jelang siang. Sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB, tidak ada penumpukan kendaraan arus balik di sejumlah titik kemacetan, baik roda dua, roda empat, dan bus.
Dimulai di depan Pospol Lantas Panyusuhan, Ciawi. Di sana tidak terdapat kepadatan arus lalu lintas yang berujung kemacetan. Pelat lokal Tasikmalaya seperti Z hingga D Bandung yang mendominasi arus lalu lintas. Sesekali tampak plat dari arah Jawa Tengah seperti R yang melintas.
Arus kendaraan yang ramai lancar tampak sampai Simpang Sukamantri. Masuk ke Simpang Pamoyanan, arus kendaraan memang sedikit tersendat, dikarenakan penyempitan jalur atau bottleneck. Ditambah lokasi ini merupakan arus pertemuan dari kawasan Lingkar Gentong atas dan arah dari Ciawi. Ada yang berbelok ke jalan dalam kecamatan dan ada melaju lurus ke Lingkar Gentong utama.
Baca juga: Tradisi Ziarah Kubur Saat Idulfitri, Amalan Berpahala untuk Mengingat Kematian
Hal serupa tampak pula di Lingkar Gentong bawah. Kendaraan tampak dapat melaju sampai di atas 60 km/jam. Padahal biasanya penumpukan kendaraan biasa terjadi di titik kemacetan ini.Masuk ke arah Simpang Wage dan Letter U Gentong, arus kendaraan juga terlihat ramai lancar. Kendaraan yang hendak melintasi tugu perbatasan Tasikmalaya-Garut dapat melaju bebas tanpa hambatan berarti. Perlu diketahui, volume kendaraan arus balik mencapai 61.522 unit sejak H+1 hingga H+5 sore, baik kendaraan roda dua, roda empat dan bus. Kendaraan roda dua mendominasi dinamika lalu lintas di Lingkar Gentong yang hendak keluar Tasikmalaya. Jam-jam arus balik tercatat padat kendaraan pada siang, sore hingga malam hari berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya.
Adapun kepolisian setempat memprediksi adanya arus balik kendaraan dalam jumlah signifikan sebanyak dua gelombang. Gelombang awal di periode H+1 hingga H+3 Lebaran, dan gelombang selanjutnya di antara H+6 sampai H+8, yakni 27-29 Maret, seiring berakhirnya liburan sekolah.










