Bos HS Berangkatkan 150 Karyawan Umrah, Bersyukur Selamat dari Kecelakaan
Bos rokok HS, Muhammad Suryo akan memberangkatkan 150 karyawan beribadah umrah ke Tanah Suci tahun ini. Hadiah umrah itu diberikan Suryo sebagai wujud syukur karena ia selamat dari musibah kecelakaan yang menimpanya.
Diketahui, Muhammad Suryo mengalami kecelakaan lalu lintas di Kulon Progo, DIY, Minggu (1/3/2026). Dalam peristiwa itu, Suryo sempat kritis dan dirawat intensif di rumah sakit, sementara istrinya, Anis Syarifah meninggal dunia. Baca juga:Alami Kecelakaan, Bos Rokok HS Berikan Beasiswa bagi Korban hingga Kuliah
"Ini bentuk syukur saya dan rasa terimakasih atas doa dan dukungan dari panjenengan semua. Kalian adalah penyemangat dan yang membuat saya tegar menghadapi cobaan ini. Saya minta terus doakan istri saya semoga husnul khatimah," kata Suryo sambil terisak ketika mengunjungi pabrik rokok HS di Muntilan, Magelang, Jumat (27/3/2026).
Program memberangkatkan karyawan umrah ini sudah dilakukan Suryo tiap tahun. Namun kali ini jumlah karyawan yang diberangkatkan lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.
Ratusan Anak Muda Dialog Langsung dengan Anggota DPRD Jakarta, Soroti Pelayanan Dasar Pemprov DKI
Dalam kesempatan itu, Suryo juga memberikan fasilitas berupa tempat tinggal khusus atau mess untuk karyawan disabilitas yang bekerja di perusahaannya. Sebab, banyak karyawan disabilitas yang berasal dari luar Jogja dan Magelang. Saat ini sudah ada 21 karyawan disabilitas yang bekerja di pabrik rokok HS. Suryo menegaskan, akan terus menerima karyawan disabilitas di pabriknya tanpa persyaratan apapun. "Untuk kawan-kawan disabilitas yang sudah bekerja, akan kami buatkan mess khusus di sini. Kami juga akan terus menerima karyawan disabilitas dari manapun dan berapapun jumlahnya. Ayo kawan-kawan disabilitas di seluruh Indonesia, bergabung bersama kami. Semua bisa bekerja di sini tanpa ada syarat apapun," tandasnya.
Kabar ini tentu saja membuat bahagia ribuan karyawan HS. Namun yang lebih membahagiakan mereka adalah, bisa melihat Suryo kembali sehat dan berhasil selamat dari musibah tragis itu.
Hal itu terlihat saat ribuan karyawan menyambut kehadiran Suryo. Mereka nampak bahagia sekaligus terharu. Nampak sejumlah karyawan yang didominasi ibu-ibu itu menangis dan tak henti bersyukur karena Suryo kembali pulih.
"Saat dengar pak Suryo kecelakaan, kami semua langsung khawatir. Apalagi mendengar bu Anis sampai meninggal dan kondisi pak Suryo kritis. Kami cuma bisa nangis dan lemas. Alhamdulilah hari ini pak Suryo sudah sehat dan kembali bisa bersama kami," ujar Sundari (63), salah satu karyawan.
Sundari tak henti-hentinya merasa bersyukur. Sebab, Suryo telah banyak membantu masyarakat termasuk mereka yang kini bekerja di pabrik rokok itu. "Semoga pak Suryo selalu sehat. Pak Suryo orang baik, beliau sangat mementingkan kesejahteraan kami," imbuh Sundari yang pernah diberangkatkan umrah oleh Suryo itu sambil menangis. Baca juga:Jangan Panik! Ini 5 Langkah Krusial Jemaah Umrah Hadapi Delay di Bandara Jeddah
Hal senada disampaikan Tika (35), karyawan disabilitas asal Temanggung. Tika bersama puluhan karyawan disabilitas yang bekerja di HS begitu bersyukur, Suryo kembali sehat dan bisa beraktivitas. "Jasa Pak Suryo begitu besar. Karena beliau, kami teman-teman disabilitas bisa mendapat kesempatan bekerja di sini," ucapnya.
Saat ini ada 21 karyawan disabilitas yang bekerja di pabrik rokok HS. Mereka berharap, ke depan akan semakin banyak kawan disabilitas yang bisa bergabung dengan HS. "Semoga HS semakin jaya sehingga semakin banyak kawan-kawan disabilitas yang diterima bekerja. Maturnuwun atas kesempatan dan segala fasilitas berupa mess yang diberikan pada kami," ucap Tenyria Swastika (35), penyandang disabilitas lainnya asal Magelang.










