Helikopter Hilang Kontak di Kalimantan Barat, Angkut 8 Orang

Helikopter Hilang Kontak di Kalimantan Barat, Angkut 8 Orang

Nasional | sindonews | Kamis, 16 April 2026 - 17:03
share

Helikopter PK-CFX dilaporkan hilang kontak di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat pada hari ini, Kamis (16/4/2026). Total ada delapan orang yang berada di helikopter tersebut, terdiri dari enam penumpang dan dua kru.

"Benar, kami menerima informasi terkait hilangnya kontak helikopter PK-CFX di wilayah Sekadau," kata Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).

Baca juga: Kesaksian Korban Helikopter Jatuh di Kuta Selatan Bali, Awalnya Turbulensi Lalu Jatuh ke Dasar Tebing

Berdasarkan data yang diterima SindoNews, kru helikopter masing-masing adalah pilot Captain Marindra W, dan EOB Harun Arasyid. Sementara enam penumpang tercatat atas nama Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

Peristiwa hilang kontak helikopter PK-CFX tersebut pertama kali diterima pihaknya pada pukul 10.40 WIB dari pihak AirNav. Helikopter itu dilaporkan kehilangan kontak sekitar pukul 08.39 WIB di Desa Tapang Tingang.

Junetra menjelaskan, helikopter milik PT Matthew Air itu terbang dari Melawi menuju Kubu Raya. Namun, di tengah perjalanan, pesawat tersebut diduga mengalami gangguan hingga akhirnya hilang kontak di sekitar Kecamatan Nanga Taman.

Baca juga: Helikopter yang Jatuh di Papua Berhasil Ditemukan, Proses Evakuasi Digelar Besok

Tim SAR langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. Pada pukul 11.00 WIB, tim dari Pos SAR Sintang diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan evakuasi, medis, komunikasi, dan navigasi.

Selang lima menit kemudian, Kantor SAR Pontianak juga mengirimkan dua tim tambahan, yakni tim rescue dan tim komunikasi, lengkap dengan peralatan pendukung termasuk direction finder dan Starlink.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Pos SAR Sintang, Polres Sintang, AirNav Pontianak, Brimob, BPBD, pemerintah kecamatan dan desa setempat, serta masyarakat.

Lokasi perkiraan kejadian berada di koordinat 00°12'00" LS dan 110°44'00" BT, sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang.

Topik Menarik