Peminat Magang Nasional Membeludak, Seskab dan Menaker Bahas Penambahan Kuota

Peminat Magang Nasional Membeludak, Seskab dan Menaker Bahas Penambahan Kuota

Nasional | sindonews | Minggu, 26 April 2026 - 07:16
share

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Sabtu (25/4/2026). Keduanya membahas rencana penambahan kuota magang nasional.

Informasi pertemuan keduanya dibagikan lewat akun media sosial Instagram resmi Sekretariat Kabinet @sekretariat.kabinet, dilihat Minggu (26/4/2026), Seskab dan Menaker membahas berbagai progres dan rencana strategis di bidang ketenagakerjaan.

Baca juga: Perusahaan Pelanggar Bisa Masuk Daftar Hitam, Menaker Kawal Sertifikasi Peserta Magang Nasional

"Termasuk Program Magang Nasional 2025-2026 yang sedang diikuti 100.000 peserta magang, dengan jumlah pendaftar awal mencapai sekitar 400 ribu orang," tulis keterangan unggahan tersebut.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pemerintah berencana meningkatkan kuota peserta untuk periode 2026-2027. Tidak hanya sekadar menambah jumlah, pemerintah juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelatihan dan keahlian agar para peserta lebih siap terserap oleh industri.

"Untuk periode 2026-2027, pemerintah berencana meningkatkan kuota serta meningkatkan kualitas dan keahlian peserta magang," tulisnya.

Baca juga: Magang Nasional Batch I Ditutup, 16.112 Peserta Diminta Lanjut Uji Kompetensi di LSP

Tingginya antusiasme magang nasional karena mereka mendapatkan kesempatan pengalaman bekerja, ilmu dari mentor dan memperoleh upah bulanan sesuai UMP dari Pemerintah Pusat menjadi dorongan lebih bagi para lulusan sarjana untuk mendaftar.

Lebih lanjut, dalam pertemuan dibahas pula perencanaan program pelatihan vokasi bagi lulusan SMK guna meningkatkan kesiapan kerja.

"Kementerian Ketenagakerjaan juga terus menjalankan berbagai program untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan pekerja, khususnya bagi buruh, pekerja outsourcing, dan pekerja rumah tangga," tutup keterangan tersebut.

Topik Menarik