Profil Ryamizard Ryacudu, Teman Seangkatan Presiden Prabowo di Akmil yang Pernah Jabat KSAD dan Menhan
Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI Purn Riyamizard Ryacudu meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat hari ini. Menantu dari Wakil Presiden ke-6 RI Jenderal TNI Purn Try Sutrisno ini mengembuskan napas terakhirnya di usia 76 tahun.
Kabar duka ini juga dibenarkan oleh Karo Infohan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait. “Benar, kami mendapat informasi berita duka cita bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu,” kata Rico, Minggu (31/5/2026).
Ryamizard Ryacudu merupakan salah satu tokoh militer yang disegani dan dihormati di Tanah Air. Jenderal TNI kelahiran Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) pada 21 April 1950 ini merupakan teman dekat Presiden Prabowo Subianto. Keduanya sama-sama lulusan Akademi Militer (Akmil) 1974.
Nasib dan Perjuangan Buruh
Selama meniti kariernya di militer, Ryamizard Ryacudu merupakan perwira tinggi TNI AD yang banyak menduduki jabatan strategis di institusi TNI. Antara lain, sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) periode 2014-20-19 pada era pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga: Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal DuniaPutra Mayjen TNI (Purn) Musannif Ryacudu juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) di era Presiden Megawati Soekarnoputri. Termasuk Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) di zaman Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Kakak ipar dari Pangkogabwilhan I Letjen TNI Kunto Arief Wibowo itu mengawali karier militernya di Kodam XII/Tanjungpura. Antara lain menjadi Danton, Komandan Kompi Pelajar dan Secaba, serta Danyonif 641 dan 642.
Ryamizard kemudian ditarik ke Kostrad untuk menjadi Kasi Operasi Brigif Linud 17/Kujang I, Wadan Yonif Linud 305/Tengkorak, Danyonif Linud 305/Tengkorak, dan Kepala Staf Brigif Linud 17/Kujang I.
Lihat video: Rekam Jejak Try Sutrisno Dimata Sahabat
Ryamizard sempat bertugas ke luar negeri menjadi Komandan Kontingen Garuda XII-B dan Komandan Sektor 5 Barat di Kamboja. Pulang dari luar negeri, ia dipercaya menjadi Komandan Korem 044/Garuda Dempo Kodam II/Sriwijaya, Kepala Staf Divif 2/Kostrad, Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya, Panglima Divif 2/Kostrad, dan Kepala Staf Kostrad.Kariernya terus menanjak. Ryamizard dipromosikan menjadi Pangdam V/Brawijaya, Pangdam Jaya/Jayakarta, Pangkostrad, dan KSAD. Di penghujung pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri, sosok Ryamizard sempat diajukan sebagai calon Panglima TNI.
Namun, pergantian pemerintahan dari Presiden Megawati ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuat proses tersebut tidak berlanjut. Setelah pensiun, orang dekat Megawati Soekarnoputri tersebut dipercaya menjabat Menhan oleh Presiden Jokowi di periode pertama kepemimpinannya. Pada periode kedua kepemimpinan Jokowi, jabatan Menhan kemudian diserahkan Ryamizard Ryacudu kepada sahabatnya Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Presiden ke-8 RI.










