President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
President University berhasil masuk peringkat 165 dunia pada kategori Overall Ranking dalam ajang World University Rankings for Innovation (WURI) 2026. WURI merupakan lembaga pemeringkatan internasional yang berfokus pada inovasi, dampak nyata, dan kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat.
Berbeda dengan pemeringkatan universitas pada umumnya yang menilai aspek akademik dan penelitian, WURI menitikberatkan pada kemampuan perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi kreatif, pembelajaran inovatif, kolaborasi industri, serta transformasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan global.
Baca juga: Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Pada WURI 2026, President University berhasil masuk Top 100 dunia dalam 18 dari 24 kategori inovasi yang dinilai. Kampus ini juga menembus Top 5 dunia pada empat kategori, yaitu Culture/Value (peringkat 5), Infrastructure/Technologies (peringkat 5), AI-Based Learning and Learning Transformation (peringkat 3), serta Inclusive Social Innovation for the Underserved (peringkat 5).
Pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen President University dalam membangun ekosistem pendidikan yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan responsif terhadap berbagai tantangan global.“President University selalu berkomitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang dapat menunjang masa depan seluruh mahasiswa. Berbagai inovasi dalam pembelajaran sehari-hari terus kami kembangkan untuk memastikan mahasiswa mampu mengikuti perkembangan global, sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi dapat diterapkan secara langsung,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Inovasi President University, Adhi Setyo Santoso, melalui siaran pers, Rabu (3/6/2026).
Salah satu inovasi yang mendapat pengakuan dalam WURI 2026 adalah RobloxVerse Learning: Immersive Classroom Experiences in the Metaverse, yang menghadirkan pembelajaran berbasis metaverse melalui berbagai simulasi virtual seperti laboratorium, mock trial, hingga Model United Nations (MUN) dalam lingkungan digital yang interaktif dan kolaboratif.
Kisah Kang Surdi, Sopir Bus Selawat Asal Banten Bahagia Bisa Antar Jemaah Indonesia ke Kakbah
Selain itu, program HumAIn Learning: AI Empowering Learning Transformation with Human Empathy memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan pembelajaran yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada empati melalui fitur seperti multilingual image-to-speech, analitik pembelajaran, penerjemahan materi, dan personalisasi pembelajaran berbasis data.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa dibekali kemampuan memanfaatkan AI secara produktif, mulai dari menganalisis tren pemasaran, membuat coding sederhana untuk pengembangan website, hingga membantu pengecekan dokumen legal. Kampus menegaskan AI digunakan untuk mendukung proses belajar, bukan menggantikan peran dosen.
President University juga mendapat pengakuan atas berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, keberlanjutan, dan penguatan nilai kemanusiaan, di antaranya Green Hands, Strong Futures: Women Farmers Leading Sustainable Change serta The Culture of Care: Humanizing Education for a Responsible and Thriving Environment.
Melalui program Green Hands, Strong Futures, President University mendorong pemberdayaan perempuan di sektor pertanian melalui praktik pertanian ramah lingkungan dan penguatan ekonomi berbasis komunitas. Program ini menjadi salah satu contoh kontribusi kampus dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi paling inovatif di dunia versi WURI 2026.










