BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif

Nasional | sindonews | Jum'at, 12 Juni 2026 - 07:12
share

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melalui akun resmi Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya menginformasikan potensi kepadatan arus lalu lintas di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Hal ini sehubungan dengan kegiatan aksi penyampaian pendapat yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia.

Dalam unggahan akun Instagram resmi TMC Polda Metro Jaya, @tmcpoldametro, disebutkan bahwa kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (12/6/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

TMC Polda Metro Jaya menginformasikan potensi kepadatan lalu lintas di kawasan Bundaran HI, khususnya pada ruas Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

"Diperkirakan akan terjadi kepadatan arus lalu lintas di ruas jalan sekitar Jl. Sudirman - Thamrin. Bagi para pengendara, diimbau untuk menghindari ruas jalan di sekitar kawasan ini atau mencari rute alternatif," tulis TMC Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan DikerahkanSelain itu, pengendara diimbau untuk mengutamakan keselamatan berkendara, mengikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan, serta mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku demi menjaga keamanan dan kelancaran bersama.

Ribuan Personel Gabungan Disiagakan

Ribuan personel gabungan disiagakan untuk mengawal aksi sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai Univeristas di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat hari ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan sebanyak 4.151 personel gabungan disiapkan dalam pengamanan aksi tersebut. "Rinciannya, 3.651 personel Polri, serta 500 personel TNI," kata Budi dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026).

Budi mengatakan, Polda Metro Jaya tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Karena itu, pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

"Kehadiran personel di lapangan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan agar kegiatan berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu masyarakat lainnya," ujarnya.

Selain mengamankan jalannya aksi, polisi juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap berbagai dinamika di lapangan. Mulai dari kepadatan lalu lintas, konvoi kendaraan, penutupan jalan secara situasional, gangguan terhadap fasilitas umum hingga potensi tindak kriminalitas.

Budi mengingatkan peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib. Massa juga diminta tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, serta menghormati pengguna jalan dan warga di sekitar lokasi.

"Kami mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif."

Dia menamgahkan, pihaknya juga menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional di sekitar kawasan Monas. Rekayasa arus kendaraan akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan.

"Apabila terjadi kepadatan atau ada kebutuhan pengalihan arus di sekitar lokasi aksi, petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan tetap memprioritaskan keselamatan peserta aksi dan masyarakat pengguna jalan," pungkasnya.

Topik Menarik