Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning

Aroma Janggal Laga Prancis vs Paraguay: 30 Pelanggaran Tanpa Kartu Kuning

Olahraga | sindonews | Minggu, 5 Juli 2026 - 16:32
share

Timnas Prancis memang berhasil melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Paraguay dengan skor 1-0. Namun, kemenangan Les Bleus justru diwarnai kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit Ilgiz Tantashev yang dianggap terlalu membiarkan permainan keras Paraguay.

Gol tunggal Kylian Mbappe menjadi pembeda dalam laga babak 32 besar tersebut. Penyerang Prancis itu mencetak gol ketujuhnya di Piala Dunia 2026, menyamai catatan Lionel Messi dalam persaingan pencetak gol terbanyak turnamen.

Meski menang, para pemain Prancis merasa harus menghadapi lebih dari sekadar tekanan permainan Paraguay. Tim asal Amerika Selatan itu tampil agresif sepanjang pertandingan dan beberapa kali melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Prancis.

BacaJuga: Aib Piala Dunia 2026, Joe Hart Semprot Wasit Laga Prancis vs Paraguay: Sangat Memalukan

Salah satu yang paling vokal menyuarakan protes adalah Rayan Cherki. Gelandang serang Manchester City itu masuk pada babak kedua menggantikan Ousmane Dembele dan mengaku heran melihat Paraguay bisa berkali-kali melakukan pelanggaran tanpa menerima hukuman kartu.“Saya tidak tahu Paraguay bisa melakukan 30 pelanggaran tanpa mendapatkan kartu kuning.”

Kritik Cherki bukan tanpa alasan. Sepanjang pertandingan, tidak ada satu pun pemain Paraguay yang diganjar kartu kuning oleh Tantashev. Sebaliknya, Prancis justru menerima tiga kartu kuning yang diberikan kepada Bradley Barcola, Manu Kone, dan Michael Olise.

Situasi tersebut membuat kubu Prancis merasa keputusan wasit tidak berjalan seimbang. Salah satu sorotan tertuju kepada gelandang Paraguay, Matias Galarza, yang beberapa kali terlibat duel keras dengan pemain Prancis, tetapi tetap lolos dari kartu.

Cherki menegaskan Prancis tidak akan gentar menghadapi permainan fisik lawan. Ia menyebut pertandingan melawan Paraguay menjadi pengingat bahwa Les Bleus siap menghadapi tim mana pun yang mencoba mengintimidasi mereka.

“Hari ini kami mengingatkan semua orang bahwa tim Prancis bukan hanya soal sepak bola. Siapa pun yang ingin melawan kami, harus siap menghadapi ini.”

Kinerja Tantashev turut menjadi bahan perbincangan di media sosial. Banyak pendukung menilai sang pengadil kehilangan kendali atas pertandingan dan mempertanyakan mengapa tidak ada kartu yang keluar untuk Paraguay, meski laga berlangsung dengan intensitas tinggi.

Belum diketahui apakah FIFA akan mengevaluasi penampilan Tantashev atau tetap memberikan tugas kepadanya pada fase-fase berikutnya. Prancis kini akan menghadapi Morocco di perempat final, setelah wakil Afrika tersebut menyingkirkan Kanada dengan kemenangan tiga gol tanpa balas.

Topik Menarik