3 Momen Kontroversial saat Argentina Singkirkan Mesir di Piala Dunia 2026
Kemenangan dramatis Argentina atas Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 tidak hanya diwarnai comeback tiga gol, tetapi juga sejumlah keputusan wasit yang memicu protes. Argentina akhirnya menang 3-2 di Stadion Atlanta, Georgia, Selasa (7/7/2026), setelah sempat tertinggal dua gol hingga memasuki menit ke-78.
Mesir membuka keunggulan melalui Yasser Ibrahim pada babak pertama, lalu menggandakannya lewat Mostafa Zico pada menit ke-67. Namun, Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez membawa Argentina membalikkan keadaan. Di tengah perjuangan tersebut, setidaknya ada tiga insiden yang membuat kubu Mesir mempertanyakan kepemimpinan wasit François Letexier.
1. Gol Zico pada Menit ke-58 Dianulir VAR
Mesir sebenarnya sempat menjebol gawang Argentina pada menit ke-58 melalui Zico. Serangan balik cepat diawali setelah Mesir merebut bola di wilayah pertahanannya, sebelum Mohamed Salah mengirim umpan terobosan yang diselesaikan Zico ke gawang Emiliano Martinez.Klasemen Sementara MotoGP 2026 Kelar GP Hungaria: Panas, Marc Marquez Dekati Marco Bezzecchi!
Zico bahkan sempat merayakan gol tersebut dengan membuka jersey. Namun, wasit kemudian membatalkan gol setelah mendapat masukan dari VAR dan melihat tayangan ulang di monitor. Marwan Attia dianggap melakukan pelanggaran terhadap Lisandro Martinez dalam perebutan bola pada awal rangkaian serangan.
Keputusan itu membuat Mesir gagal unggul 2-0 lebih cepat. Meski begitu, Zico akhirnya benar-benar mencetak gol pada menit ke-67 melalui serangan balik lain yang melibatkan Salah dan Hassan.
2. Gol Enzo Fernandez Diprotes Mesir
Argentina memastikan kemenangan pada menit ke-90+2 lewat sundulan Enzo Fernandez. Gol itu berawal dari serangan Argentina dari sisi kanan, sebelum bola diarahkan ke area depan gawang Mesir dan disambut Fernandez.Pemain Mesir langsung mengerumuni Letexier setelah gol tersebut. Mereka menilai terdapat pelanggaran terhadap pemain Mesir dalam proses perebutan bola sebelum Argentina membangun serangan menuju gol penentu kemenangan.Protes dari kubu Mesir tidak membuat keputusan berubah. Wasit tetap mengesahkan gol Fernandez tanpa melakukan tinjauan ulang melalui monitor VAR. Ketegangan kemudian meningkat di sisi lapangan, dengan sejumlah pemain dan staf Mesir menyampaikan keberatan secara keras.
3. Salah Terjatuh di Kotak Penalti, Mesir Tak Dapat Penalti
Kontroversi terakhir terjadi pada menit ke-94 ketika Mohamed Salah terjatuh di kotak penalti Argentina saat berduel dengan Julian Alvarez. Mesir menilai Alvarez melakukan kontak pada kaki Salah hingga penyerang mereka kehilangan keseimbangan.Alvarez gets the ball first and the ball is disposessed of Salah.One can then literally see how he REMOVES his foot and Salah forces contact. pic.twitter.com/e37tHlQQZQ
— PS (@dostoevesque) July 7, 2026
Letexier tidak menunjuk titik putih dan pertandingan segera dilanjutkan. Wasit juga tidak terlihat melakukan pengecekan ulang melalui VAR, meski para pemain Mesir meminta insiden itu ditinjau.
Protes keras kembali muncul dari bangku cadangan Mesir. Pelatih Hossam Hassan bahkan mendapat kartu kuning setelah terus menyampaikan keberatan. Argentina akhirnya mempertahankan keunggulan 3-2 hingga peluit panjang dan memastikan langkah ke perempat final, sementara Mesir harus tersingkir dengan meninggalkan sejumlah pertanyaan atas keputusan-keputusan penting di laga tersebut.










