Mohamed Salah Akhirnya Buka Suara Usai Mesir Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Mohamed Salah Akhirnya Buka Suara Usai Mesir Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Olahraga | sindonews | Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:01
share

Kapten timnas Mesir, Mohamed Salah, menyampaikan pesan penuh optimisme setelah negaranya tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah dramatis 2-3 dari Argentina pada babak 16 besar.

Mesir sebenarnya berada di atas angin setelah unggul 2-0 hingga memasuki 15 menit terakhir pertandingan. Namun, Argentina mampu membalikkan keadaan melalui tiga gol, termasuk gol penentu Enzo Fernandez pada masa injury time.

Kekalahan itu memicu kemarahan kubu Mesir. Para pemain dan staf pelatih menilai gol kemenangan Argentina seharusnya tidak disahkan karena Mesir merasa layak mendapatkan penalti beberapa saat sebelumnya.

Baca Juga: Jelang Lawan Inggris, Timnas Norwegia Pindah Hotel Bentuk Protes Akomodasi FIFA

Mohamed Salah terjatuh di kotak penalti Argentina dalam duel dengan Julian Alvarez sekitar setengah menit sebelum serangan balik Argentina menghasilkan gol Enzo Fernandez. Mesir juga sebelumnya kecewa karena satu gol mereka dianulir akibat pelanggaran terhadap Lisandro Martinez pada awal proses serangan.

Penyerang Mesir, Mostafa Ziko, bahkan menyebut pertandingan tersebut telah “diatur”. Pelatih Hossam Hassan juga melontarkan protes keras dan menyatakan tidak ingin menyaksikan sisa pertandingan sebagai bentuk kekecewaan.Mesir kemudian mengajukan keluhan resmi kepada FIFA terkait sejumlah keputusan yang dianggap merugikan. Namun, Salah memilih memperlihatkan sikap berbeda setelah peluit akhir pertandingan.

Saat beberapa rekan setimnya mendatangi dan memprotes wasit, Salah terlihat menenangkan para pemain Mesir. Bintang Liverpool itu juga menghampiri perangkat pertandingan untuk berjabat tangan.

Setelah tim Mesir pulang dan mendapat sambutan dari pendukung, Salah akhirnya menyampaikan pesan melalui akun media sosial X. Ia mengakui kekecewaan publik, tetapi meminta suporter tetap percaya pada arah baru sepak bola Mesir.

“Saya tahu kalian masih kecewa, tetapi saya berjanji akan melakukan semua yang saya bisa agar ini menjadi awal baru bagi sepak bola Mesir di panggung internasional,” tulis Salah.

“Lolos ke Piala Dunia saja tidak cukup, dan sekadar berpartisipasi juga tidak cukup. Tim ini pantas mendapatkan kepercayaan kalian,” lanjut pemain berusia 34 tahun tersebut.Meski tersingkir dengan cara yang menyakitkan, perjalanan Mesir di Piala Dunia 2026 tetap mencatatkan sejumlah pencapaian penting. Kemenangan atas Selandia Baru pada fase grup menjadi kemenangan perdana Mesir sepanjang sejarah tampil di Piala Dunia.

Selain itu, Mesir juga berhasil lolos dari fase grup dan meraih kemenangan di fase gugur untuk pertama kalinya. Pencapaian tersebut membuat turnamen kali ini menjadi salah satu kampanye paling bersejarah bagi sepak bola Mesir.

Sementara itu, Kepala Wasit FIFA Pierluigi Collina menolak tudingan bahwa pertandingan Argentina melawan Mesir telah diatur. Ia menegaskan diskusi mengenai keputusan pertandingan memang wajar, tetapi tuduhan tanpa dasar terhadap integritas wasit tidak dapat dibenarkan.

Collina menjelaskan keputusan menganulir gol Mesir dan tidak memberikan penalti kepada Salah telah melalui penilaian wasit serta VAR. Menurutnya, kontak antara Salah dan Julian Alvarez dinilai sebagai kontak normal dalam permainan, sedangkan pelanggaran terhadap Lisandro Martinez pada proses gol Mesir dianggap layak dihukum.

Topik Menarik