Kemahalan, FIFA Masih Kesulitan Jual Tiket Final Piala Dunia 2026
Final Piala Dunia 2026 tinggal menghitung hari, namun FIFA masih menghadapi tantangan dalam menjual tiket pertandingan puncak tersebut. Ribuan kursi dilaporkan masih tersedia, sementara harga tiket yang sangat mahal kembali menjadi sorotan publik.
Berdasarkan data penjualan terbaru, FIFA masih memiliki 1.178 tiket kategori 2 yang belum terjual untuk partai final yang akan digelar di New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium), East Rutherford, New Jersey, pada 19 Juli 2026. Tiket-tiket tersebut dibanderol US$7.380 (sekitar Rp133,5 juta) per lembar, mengacu pada kurs referensi JISDOR Bank Indonesia sekitar Rp18.090 per dolar AS.
Kursi yang masih tersedia tersebar di lima sektor tribun atas di sisi lapangan. Selain itu, FIFA juga masih menawarkan 68 tiket kategori 1 di tribun bawah dengan harga US$19.995 (sekitar Rp361,7 juta) hingga US$32.970 (sekitar Rp596,4 juta) per lembar.
Bagi penonton yang menginginkan pengalaman premium, FIFA masih menjual paket hospitality di area Trophy Lounge dan Trophy Lounge+. Harga paket tersebut mencapai US$34.500 (sekitar Rp624,1 juta) dan US$32.500 (sekitar Rp587,9 juta) per orang, sudah termasuk makanan dan minuman selama pertandingan.
Di pasar penjualan kembali (resale) resmi FIFA, harga tiket final juga tak kalah fantastis. Tiket ditawarkan mulai US$7.440,50 (sekitar Rp134,6 juta), bahkan ada yang dipasang hingga US$11.499.998,85 (sekitar Rp208 miliar).Tingginya harga tiket bukan kali ini saja menuai kritik. Sejak beberapa fase penjualan sebelum turnamen dimulai, FIFA mendapat kecaman dari berbagai kelompok suporter yang menilai harga tiket Piala Dunia 2026 terlalu mahal. Bahkan, salah satu kelompok penggemar mengajukan gugatan hukum dengan tuduhan adanya harga tiket yang berlebihan.
Pada April lalu, sempat muncul empat tiket di platform resale FIFA yang dijual dengan harga US$2 juta (sekitar Rp36,18 miliar) per lembar. Presiden FIFA Gianni Infantino sempat menanggapi hal itu dengan nada bercanda, tetapi tetap membela mekanisme harga yang berlaku.
Kisah Ajaib Pemain Timnas Kanada: Dulu Kanker Testis Langka, Kini Main di Piala Dunia 2026
Infantino menegaskan FIFA harus mengikuti regulasi di Amerika Serikat yang memperbolehkan tiket dijual kembali dengan harga jauh di atas nilai nominal. Menurutnya, aturan tersebut membuat FIFA tidak dapat membatasi lonjakan harga di pasar sekunder.
Selain kritik soal mahalnya tiket, FIFA juga tengah menghadapi penyelidikan dari otoritas negara bagian New York dan New Jersey. Investigasi tersebut berkaitan dengan kebijakan penetapan harga tiket serta dugaan ketidaksesuaian informasi mengenai lokasi kursi yang diterima pembeli.
Sebelum partai final, FIFA juga masih menjual tiket untuk laga perempat final Argentina melawan Swiss di Arrowhead Stadium, Kansas City. Harga tiket pertandingan tersebut berkisar antara US$1.600 (sekitar Rp28,9 juta) hingga US$3.995 (sekitar Rp72,3 juta).
Dengan harga yang terus menjadi perdebatan, penjualan tiket final Piala Dunia 2026 diperkirakan masih akan menjadi perhatian hingga hari pertandingan digelar, terlebih dua finalis baru akan dipastikan setelah babak semifinal usai.










