Thomas Tuchel Ngamuk di Pinggir Lapangan, Isi Instruksinya ke Pemain Inggris Terungkap
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, ternyata melontarkan instruksi keras kepada para pemainnya saat menghadapi Norwegia pada perempat final Piala Dunia 2026. Ucapan pelatih asal Jerman itu akhirnya terungkap setelah dibaca oleh pakar pembaca gerak bibir (lip reader).
Inggris akhirnya memastikan tiket ke semifinal usai mengalahkan Norwegia 2-1 melalui babak tambahan waktu di Stadion Miami, Minggu (12/7/2026) WIB. Jude Bellingham menjadi pahlawan kemenangan The Three Lions dengan mencetak dua gol, termasuk gol penentu pada extra time.
Baca Juga: 5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
Namun, di balik kebangkitan Inggris, terdapat peran penting Tuchel yang berusaha membakar semangat anak asuhnya saat pertandingan masih berjalan alot.
Momen itu terjadi ketika pertandingan memasuki hydration break pada babak kedua. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Tuchel untuk memberikan instruksi secara langsung kepada para pemain yang dinilai tampil terlalu lambat dan kurang agresif.Menurut hasil pembacaan gerak bibir oleh pakar Nicola Hickling yang dikutip Daily Mail, Tuchel melontarkan sejumlah instruksi tegas.
"Bekerja lebih keras. Bergerak lebih cepat. Kalian terlalu diam. Kalian hanya berdiri. Saya perlu memberi tahu kalian... Dengarkan staf pelatih. Kita harus berjuang untuk posisi kita. Dengarkan staf. Jaga bola tetap rendah. Kurangi saling dorong, lebih fokus ke bola. Saat sepak pojok, kalian harus bergerak ke kanan."
Instruksi Tuchel tidak berhenti di situ. Ia juga secara khusus memberikan arahan kepada Anthony Gordon terkait posisi bermainnya.
"Jangan datang dari depan. Posisi terbaikmu ada di sisi kanan, itu fakta. Setiap kali kamu masuk dari depan, bola selalu hilang. Sekarang dengarkan, tetap di kanan, bertahan di kanan," ujar Tuchel.
Pada awalnya, Norwegia justru tampil lebih berbahaya setelah jeda minum tersebut. Namun perlahan Inggris mulai mengambil alih kendali permainan dan mendominasi jalannya laga hingga babak tambahan waktu.Keputusan Stale Solbakken menarik keluar Erling Haaland sebelum pertandingan berakhir juga dinilai menjadi salah satu faktor yang membantu Inggris mengendalikan pertandingan pada fase-fase akhir.
Kemenangan atas Norwegia membawa Inggris melangkah ke semifinal Piala Dunia untuk keempat kalinya sepanjang sejarah dan kedua kalinya dalam generasi saat ini. Selanjutnya, The Three Lions akan menghadapi juara bertahan Argentina dalam laga yang digelar di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Laga tersebut diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi Inggris. Hingga babak semifinal, skuad asuhan Tuchel belum menghadapi salah satu kekuatan tradisional sepak bola dunia. Duel melawan Argentina akan menjadi tolok ukur apakah Harry Kane dan kolega benar-benar siap mengakhiri penantian panjang mengangkat trofi Piala Dunia.
Berdasarkan prediksi superkomputer, peluang Inggris menjadi juara Piala Dunia 2026 berada di kisaran 22 persen. Jika mampu menyingkirkan Argentina, peluang The Three Lions untuk mengakhiri puasa gelar dunia selama 60 tahun diperkirakan akan meningkat signifikan.










