Banjir Bandang Susulan Terjang Kabupaten Agam, Kementerian PU Sebut Potensi Longsor Tinggi
IDXChannel - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melaporkan banjir bandang susulan yang terjadi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada 31 Desember lalu masih menyimpan potensi tanah longsor. Ha ini dapat mudah terjadi ketika struktur tanah berubah menjadi lebih lunak.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa Kementerian PU terus bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh sumber daya untuk mendukung penanganan bencana di Kabupaten Agam, khususnya pada sektor jalan dan jembatan, sumber daya air, serta penyediaan air bersih dan sanitasi.
"Kami bergerak cepat untuk memastikan konektivitas tetap terjaga dan kebutuhan dasar masyarakat di lokasi pengungsian terpenuhi," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Naryo Widodo menjelaskan bahwa potensi longsor susulan masih cukup tinggi, khususnya di kawasan Kelok 28 yang masih menyimpan banyak material longsoran. Oleh karena itu, koordinasi intensif terus dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Agam serta aparat di lapangan.
Segini Uang yang Harus Disiapkan Persib Bandung untuk Datangkan Joey Pelupessy pada Januari 2026
"Saat ini, dukungan alat berat yang dikerahkan di lokasi meliputi 2 unit alat dari Polri, 1 unit dari BWS, serta 1 unit wheel loader dari PU Kabupaten,dan rencana BWS akan menambah 2 alat berat di rencanakan 1unit akan datang pada 3 januari 2026, satunya lagi 6 januari 2026" kata Naryo.
Selain itu, masyarakat terdampak di wilayah Kecamatan Tanjung Raya juga telah dipindahkan ke hunian sementara (huntara) di Palembayan, Kabupaten Agam. Kementerian PU juga telah memobilisasi 1 unit Mobile Treatment Unit (MTA) dan 5 unit hidran umum untuk mendukung kebutuhan air bersih di lokasi pengungsian.
Tercatat hingga 30 Desember 2025, dukungan alat berat yang disiagakan mencapai 341 unit, terdiri dari 114 unit alat PU dan 227 unit dari mitra BUMN.
Selain itu, sebanyak 7 unit Jembatan Bailey telah dimobilisasi dengan rincian 6 unit terpasang dan 1 unit dalam proses pemasangan. Pada sektor air bersih dan sanitasi, Kementerian PU menyiagakan 1 unit IPA Mobile, 18 unit mobil tangki air, 8 unit biority, 105 unit hidran umum, serta 14 unit toilet portable.
Dukungan bahan kebencanaan juga terus diperkuat dengan penyediaan 2.050 unit material yang terdiri dari 1.240 unit geobag dan 810 unit bronjong kawat. Kementerian PU berkomitmen untuk terus hadir dan bekerja bersama pemerintah daerah serta seluruh instansi terkait guna mempercepat pemulihan infrastruktur dan memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam dan wilayah Sumatera Barat secara umum.
(Febrina Ratna Iskana)







