LSI Denny JA: 84 Persen Gen Z Tolak Usul Pilkada Lewat DPRD

LSI Denny JA: 84 Persen Gen Z Tolak Usul Pilkada Lewat DPRD

Terkini | inews | Kamis, 8 Januari 2026 - 09:43
share

JAKARTA, iNews.id - LSI Denny JA merilis hasil survei terbaru terkait wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD. Kelompok masyarakat generasi Z atau Gen Z menjadi yang paling keras menolak usulan itu.

Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa menuturkan, 84 persen responden Gen Z menolak wacana tersebut, disusul Generasi Milenial 71,4 persen, Generasi X sebesar 60 persen, dan Baby Boomer 63 persen.

Tidak hanya itu, penolakan lebih besar berasal dari kelompok masyarakat dengan pendapatan lebih tinggi.

“Secara sistemik tidak hanya di sebuah generasi saja penolakan ini berlangsung, tapi di semua generasi yang ada, mayoritas menolak Pilkada DPRD,” ujar Ardian saat menyampaikan rilis terbaru di Kantor LSI Denny JA, Jakarta Timur, Rabu (7/1/2026).

Dari hasil survei tersebut, ada 66,1 persen responden yang tidak setuju atau kurang setuju kepala daerah dipilih lewat DPRD.

Sementara, hanya ada 28,6 persen responden yang setuju dan 5,3 persen responden tak menjawab kepala daerah dipilih melalui DPRD.

"Jadi 66,1 persen adalah angka yang besar yang merupakan publik tidak setuju terhadap pilkada DPRD," tuturnya.

Sementara itu, rincian responden yang tidak setuju pilkada lewat DPRD terdapat 65,8 persen responden laki-laki dan 66,4 persen responden perempuan.

"Baik laki-laki maupun perempuan di atas 60 persen tolak pilkada DPRD," kata dia.

Sebagai informasi, LSI Denny JA melakukan sigi dengan melibatkan 1.200 responden. Adapun metodologi sampling yakni multi-stage random sampling.

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara tatap muka dengan kuesioner. Survei ini dilakukan pada medio 10-19 Oktober 2025 dengan margin of error sekitar 2,9 persen.

Topik Menarik