Anwar Abbas Respons Polemik Materi Pandji di Mens Rea: Bangsa Ini Butuh Kritik

Anwar Abbas Respons Polemik Materi Pandji di Mens Rea: Bangsa Ini Butuh Kritik

Terkini | inews | Jum'at, 9 Januari 2026 - 18:37
share

JAKARTA, iNews.id - Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas merespons polemik materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono dalam acara Mens Rea. Dia menilai bangsa ini butuh kritikan.

"Bangsa ini butuh kritik. Untuk itu sampaikanlah kritik tersebut dengan baik dan benar," ujar Anwar Abbas dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).

Dia mengatakan semua pihak harus berlapang dada atas kritik yang disampaikan. Sebab, kritik dapat menjadi refleksi atas tindakan yang dilakukan.

"Kita harus berlapang dada jika dikritik, karena lewat kritik kita bisa bercermin apakah kita sudah berbuat baik dan benar atau belum," ujar Anwar.

Dia mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kebaikan dan kebenaran yang sudah dilakukan. Hal itu supaya apa yang diperbuat bermanfaat dan mendatangkan kemaslahatan bagi orang lain.

Dia juga mengajak seluruh pihak mengevaluasi perbuatan apabila merasa belum berbuat baik dan benar. 

"Usaha untuk menjadi baik dan benar ini bagi Muhammadiyah harus dilihat sebagai tugas suci, karena sebaik-baik orang dan juga lembaga serta organisasi dalam Islam adalah organisasi yang kehadirannya benar-benar dirasakan maslahat dan manfaatnya. Tidak hanya untuk dirinya saja, tapi juga untuk orang lain apakah itu oleh umat, bangsa dan negara serta untuk manusia dan kemanusiaan serta lingkungan," tutur dia. 

Di sisi lain, Anwar mengungkit teori jungkat-jungkit dalam psikologi. Dia mengingatkan agar jangan terlalu bersemangat dalam mengkritik.

"Orang kalau terlalu bersemangat maka perasaannya yang akan dominan, sehingga peran  rasio dan pikirannya dalam memberikan pendapat dan saran akan menurun dan  sebaliknya jika rasio atau pikirannya yang terlalu dominan maka peran dari perasaannya dalam mempertimbangkan sesuatu akan menurun," kata dia.

Oleh karena itu, Anwar meminta pihak pengkritik atau pun yang dikritik harus bisa mengelola perasaan dan pikiran dengan baik. Hal itu supaya dapat konsisten menegakkan kebaikan dan kebenaran. 

"Kita tahu kebaikan merupakan buah dari perasaan kita dan kebenaran merupakan hasil dari olah pikir kita. Tetapi meskipun demikian jangan pula perasaan dan pikiran kita, dibiarkan bebas sebebas-bebasnya tapi sinari dan tuntunlah keduanya dengan nilai-nilai dari ajaran agama  agar apa yang kita lakukan dan sampaikan tersebut bisa diridai oleh Allah SWT dan diterima oleh orang banyak," ujar Anwar.

Diketahui, Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik buntut materi stand up comedy yang dibawakan dalam acara Mens Rea.

Materi tersebut dinilai menyinggung dan merugikan organisasi Islam besar di Indonesia. Laporan itu dilayangkan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah.

Aduan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 8 Januari 2026.

Topik Menarik