China Tolak PBB Diganti Dewan Perdamaian
IDXChannel - China berkomitmen menjaga sistem internasional yang saat ini ada dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai intinya.
"Tidak peduli bagaimana situasi internasional berkembang, China akan dengan tegas melindungi sistem internasional dengan PBB sebagai intinya," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun, dilansir dari Xinhua pada Kamis (22/1/2026).
Guo menyampaikan pernyataan tersebut setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Dewan Perdamaian yang didirikannya mungkin bisa menggantikan peran PBB.
Dewan Perdamaian awalnya merupakan bagian dari fase kedua gencatan senjata di Jalur Gaza. Fungsinya adalah untuk mengawasi jalannya rekonstruksi di wilayah Palestina itu.
Namun, rancangan piagam Dewan Perdamaian sama sekali tidak mencantumkan Gaza. Draf tersebut menguraikan visi yang lebih luas, yakni sebagai organisasi yang bertujuan untuk membantu menyelesaikan konflik dan perang di seluruh dunia, peran yang selama ini dijalankan PBB.
Washington mengungkapkan puluhan pemimpin dunia diundang untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian. Piagam pendirian akan diumumkan di sela-sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026 di Davos, Swiss pekan ini.
Setidaknya 35 negara dikabarkan setuju untuk bergabung. Mereka harus membayar USD1 miliar atau sekitar Rp16 triliin jika ingin menjadi anggota permanen. (Wahyu Dwi Anggoro)










