Timnas Futsal Indonesia Pantang Jemawa, Hector Souto Racik Strategi Khusus Redam Kekuatan Kirgistan
JAKARTA – Timnas Futsal Indonesia baru saja memetik kemenangan besar atas Korea Selatan di Piala Asia Futsal 2026. Meski begitu, pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memilih tetap membumi dan realistis menjelang laga krusial kontra Kirgistan.
Juru taktik asal Spanyol tersebut berjanji akan menyiapkan skema permainan terbaik demi mengamankan tiket ke fase gugur. Apalagi Kirgistan dipastikan mengincar kemenangan.
Timnas Futsal Indonesia dan Kirgistan mencatatkan hasil yang kontras pada laga pembuka Grup A Piala Asia Futsal 2026. Kedua pertandingan tersebut telah tuntas dilaksanakan pada Selasa 27 Januari 2026.
Skuad Garuda sukses membungkam Korea Selatan dengan skor telak 5-0, sedangkan Kirgistan harus mengakui keunggulan Irak dengan skor 2-4. Walaupun sang calon lawan menelan kekalahan, Souto menegaskan Kirgistan tetap menjadi ancaman serius yang patut diwaspadai.
1. Waspadai Karakter Fisik Asia Tengah
"Kirgistan adalah tim nasional dari Asia Tengah. Mereka sangat kuat. Saya tidak ingin mengatakan 'gaya Rusia' pemain kuat, pemain cepat, kualitas bagus dalam duel satu lawan satu. Anda bisa melihat gol nomor 13 hari ini. Saya tidak tahu apakah Anda menyadarinya atau tidak, tetapi itu adalah gol yang sangat bagus," kata Souto kepada awak media, termasuk Okezone di Indonesia Arena, Jakarta pada Selasa (27/1/2026).
Souto berharap mentalitas para pemain tetap terjaga sepenuhnya menjelang laga kontra Kirgistan. Duel kedua tim dijadwalkan kembali berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta pada Kamis 29 Januari 2026 mendatang.
"Dan yang saya harapkan adalah pertarungan yang sesungguhnya. Dan kita tidak hidup tentang harapan, kita hidup di masa kini. Jika kita menang, kita otomatis lolos, jika saya tidak salah. Dan jika kita kalah, kita akan menghadapi pertandingan terakhir dalam situasi yang lebih rumit. Jadi, saya harap kita bisa bermain bagus dan hasilnya, mari kita lihat apa yang terjadi," tambahnya.
2. Penyesuaian Taktik Demi Poin Penuh
Selain mempersiapkan mental, Souto juga berjanji akan menggodok skema permainan terbaik. Menurutnya, pola permainan berbeda akan disiapkan secara khusus untuk menyesuaikan gaya bermain fisik khas Kirgistan.
"Ya, tentu saja. Kami selalu menyesuaikan rencana permainan kami dengan lawan. Kami tidak bisa melakukan hal yang sama untuk semua lawan. Mungkin jika kami adalah Brasil, kami bisa, tetapi kami adalah Indonesia. Kami harus menyadari kekuatan lawan," sambung Souto.
"Dan saya pikir hari ini kami melakukannya dengan sempurna, dan di pertandingan selanjutnya kami juga perlu melakukannya dengan sempurna karena satu hal yang menurut saya bagus dari kami adalah kami mendekati pertandingan dengan sangat, sangat baik," tandasnya.









