Jadi Wamenkeu, Juda Agung Siap Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Jadi Wamenkeu, Juda Agung Siap Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Terkini | inews | Jum'at, 6 Februari 2026 - 09:56
share

JAKARTA, iNews.id - Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) menggantikan Thomas Djiwandono di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Usai dilantik, Juda menegaskan komitmennya untuk memperkuat stabilitas ekonomi nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan yang terkoordinasi secara efektif.

“Dari presiden, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, program-program sudah dicanangkan. Tentu saja perlu koordinasi antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter, dan juga kebijakan di sektor keuangan agar menjadi efektif,” ujar Juda.

Dia menargetkan penguatan stabilitas ekonomi, termasuk menjaga nilai tukar mata uang melalui sinergi kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia (BI) guna menopang pertumbuhan ekonomi domestik.

“Kebijakan kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan. Selama itu kebijakan moneter, tentu berada di dalam wilayah Bank Indonesia,” ungkapnya.

Juda menilai kebijakan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah menunjukkan arah yang positif dalam memperkuat fondasi perekonomian nasional. Dia juga menyoroti komitmen Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam mengurangi risiko korupsi.

“Saya kira, apa yang sudah dilakukan oleh Pak Purbaya dalam empat bulan terakhir ini adalah upaya-upaya untuk memperkuat dan mengurangi risiko korupsi di dua lembaga itu,” katanya.

Lebih lanjut, Juda menyampaikan Kemenkeu akan terus berperan aktif dalam menjaga keuangan negara melalui pengawasan dan pendampingan, tanpa mengganggu proses penegakan hukum yang berjalan.

“Proses hukum tentu saja harus didorong, walaupun ada pendampingan dari Kementerian Keuangan,” tutur dia.

Diketahui, Juda Agung telah mengundurkan diri dari Deputi Gubernur BI sejak 13 Januari 2026. Dia sebelumnya menjabat berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 147/P Tahun 2021 tertanggal 24 Desember 2021 dan dilantik pada 6 Januari 2022.

Topik Menarik