BTN Pimpin Penyaluran KPR FLPP di Awal 2026 

BTN Pimpin Penyaluran KPR FLPP di Awal 2026 

Terkini | idxchannel | Minggu, 15 Februari 2026 - 18:50
share

IDXChannel – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mengukuhkan posisinya sebagai penguasa pasar pembiayaan rumah rakyat di awal tahun 2026.

Berdasarkan data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) periode 1–31 Januari 2026, BTN sukses menyalurkan KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 4.160 unit, menduduki posisi puncak di atas bank-bank anggota Himbara lainnya.

Secara nasional, realisasi penyaluran FLPP di bulan pertama tahun ini mencapai 7.312 unit dengan total nilai Rp912,4 miliar. Menyusul di belakang BTN, Bank Syariah Nasional (BSN) menyalurkan 861 unit, disusul Bank Mandiri (699 unit), BNI (616 unit), dan BRI (587 unit).

Namun, catatan internal BTN menunjukkan angka yang lebih agresif, yakni mencapai 6.749 unit hingga akhir Januari. Perbedaan data ini terjadi karena sejumlah unit yang telah melakukan akad kredit masih dalam proses administratif penagihan ke BP Tapera.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, tren positif di awal tahun ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan tahun 2025, di mana BTN berhasil menyalurkan hingga 192.208 unit KPR FLPP.

“Dominasi BTN pada Januari 2026 menunjukkan kesiapan sistem, jaringan, dan kemitraan yang telah kami bangun secara konsisten. Kami berkomitmen untuk terus memperluas akses pembiayaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian dari peran BTN sebagai mitra strategis pemerintah,” kata Nixon dalam keterangan resmi, Minggu (15/2/2026). 

Untuk tahun 2026, pemerintah mematok kuota nasional FLPP sebanyak 350.000 unit. Dari jumlah tersebut, BTN mendapatkan mandat untuk menyalurkan 172.000 unit.

Guna menyerap alokasi kuota yang besar tersebut, BTN fokus pada penguatan ekosistem perumahan melalui kolaborasi dengan para pengembang di seluruh wilayah Indonesia serta pemanfaatan teknologi untuk mempercepat proses bisnis.

“BTN siap mengoptimalkan alokasi kuota yang diberikan dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, BP Tapera, serta mitra pengembang di berbagai wilayah. Transformasi digital dan optimalisasi jaringan distribusi akan terus kami dorong agar proses pembiayaan semakin cepat, transparan, dan tepat sasaran,” kata Nixon.

Capaian ini mempertegas peran BTN bukan sekadar institusi perbankan, melainkan mitra strategis utama pemerintah dalam menekan angka backlog perumahan dan menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

(Nur Ichsan Yuniarto)

Topik Menarik